Waktu Sempit, Peluang Bacabup Perorangan Tipis

oleh -233 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Peluang Bakal Calon Bupati (Bacabup) jalur perorangan atau jalur indenpenden pada Pilkada 2020 ini sangat tipis. Sempitnya waktu, ditambah ketatnya aturan membuat balon Cakada perorangan semakin sulit mempersiapkan syarat. Pengumuman sesuai PKPU nomor 15 tahun 2019 dijadwalkan 25 November lalu. Namun, karena adanya Surat edaran KPU RI untuk ditunda sampai adanya regulasi perubahan PKPU No 15 tahun 2019 maka pengumuman syarat minimum calon perseorangan yang sudah ditetapkan,dengan ditundanya perubahan dalam PKPU terkait dengan teknis mengenai cakada jalur perorangan membuat cakada perorangan bakal semakin sempit.

KPU Kabupaten Kaur, akan mengumumkan penyerahan syarat dukungan calon perseorangan Pilkada Bupati dan wakil Bupati Kaur tahun 2020 pada awal Desember mendatang. Komisioner KPU Kaur,kemarin (28/11) mengatakan bahwa pengumuman awalnya sesuai PKPU nomor 15 tahun 2019 itu dijadwalkan 25 November lalu. Namun karena adanya Surat edaran KPU RI untuk ditunda sampai adanya regulasi perubahan PKPU No 15 tahun 2019 maka pengumuman syarat ninimum calon perseorangan yang sudah ditetapkan ditunda dan masih menunggu,” kata Irfanadi S,Kom.

Menurutnya KPU Kaur sudah menerima regulasi PKPU No 16 tahun 2019 atas perubahan PKPU 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program, jadwal Pemilihan Gubernur/wakil Gubernur, Bupati/wakil Bupati, Walikota tersebut. Sehingga sesuai jadwal tahapan di PKPU perubahan dijadwalkan tanggal 3 Desember sampai 16 Desember akan diumumkan. “Saat ini terkait dengan Perubahan PKPU sudah kami terima. Untuk itu akan diumumkan sesuai jadwal mengenai syarat dukungan calon perseorangan. Tapi sampai sekarang belum ada potensi calon yang berkoordinasi ke KPU menanyakan syarat calon perseorangan. Namun KPU Kaur tetap akan melaksanakan tahapan dan mensosialisasikanya sesuai jadwal,” ujar Irpanadi.

Meski begitu, perlu diketahui bahwa KPU Kaur sudah menetapkan syarat dukungan minimum untuk calon perseorangan yakni 8.957 dukungan foto copy KTP elektronik. Atau 10 persen dari jumlah rekapitulasi DPT Pemilu terakhir sebanyak 89.564 pemilih. Kemudian wajib tersebar di sedikitnya lebih dari 50 persen kecamatan yang ada. Sehingga untuk di Kaur tersebar di 8 kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Kaur. Tak hanya itu, dalam syarat itu juga wajib disertai dengan formulir B1 KwK atau surat pernyataan pemilih KTP. Kemudian satu KTP hanya satu dukungan pasangan calon serta dalam dukungan tidak boleh menyertakan dukungan PNS, Polri, TNI dan BUMN serta penyelenggaran pemilu. “Ini sesuai dengan mekanisme tak ada perubahan seluruh daerah sama hanya jumlah dukungannya saja berbeda sesuai dengan jumlah penduduknya,” imbuhnya.

Proses vaktual nantinya akan dilakukan secara sensus. Artinya satu per satu dukungan akan dicek. Termasuk yang ganda dukungan. Bahkan KPU akan melakukan pengecekan di sistem pencalonan untuk mengetahui kegandaan KTP. Saat mendaftar nantinya maka bakal pasangan calon perseorangan sudah membawa hasil penelitian administrasi yang diberikan KPU bahwa dukungan memenuhi syarat.“Kalau untuk jalur parpol sesuai mekanisme minimal didukung 5 kursi di DPRD Kaur,” tutup Irpan. (kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *