Tunda Tahapan Pilkada, KPU Kaur Surati PPK Dan Kades

oleh -74 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Menindaklanjuti instruksi KPU RI perihal penundaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, KPU Kaur surati Kepala Desa (Kades). Selain itu, surat juga ditujukan kepada para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kaur agar disampaikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menunda pembentukan sekretariat PPS.

KPU mengirim surat Nomor 104/SDM.02.1/1704/KPU-Kab/III/2020 bersifat Penting tentang Penundaan Tahapan Pilkada Tahun 2020. Dasar Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor : 179/PL.02 Kpt/01/KPU/111/2020 Tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan / atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020.

Dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Surat Edaran Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Keputusan KPU Nomor : 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 Tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Walikota Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19, Surat Edaran Bupati Kaur Nomor: 800/227 Tahun 2020 Tentang Antisipasi Kondisi terkini dan Upaya Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19.

Mempedomani sebagaimana dasar surat diatas, bersama ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kaur meminta kepada Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kabupaten Kaur agar menyampaikan surat ini kepada Kepala Desa dan Lurah se- Kabupaten Kaur dalam wilayah kerjanya masing-masing untuk menunda tentang usul Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilihan Tahun 2020.

Penundaan usul dimaksud sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan dikemudian hari. Surat juga ditembuskan ke KPU RI, KPU Provinsi serta Bawaslu Kaur. Dengan dikeluarkannya surat ini, maka pembentukan sekretariat PPS di 192 desa dan tiga kelurahan agar ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Kades dan PPS diharapkan merespon surat ini dan tidak membentuk sekretariat terlebih dahulu. Mengingat, kondisi darurat penyebaran Covid-19.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *