Tsk Kayu Ditangguhkan, Portal PLTMH Dibuka

oleh -6 views
Kapolsek Kaur Utara, Ipda Tomson Sembiring, SH

E-BENGKULU.COM, PADANG GUCI HULU – Mediasi panjang akhirnya membuahkan hasil kesepakatan. Tuntutan melepas tersangka kayu dipenuhi penyidik, massa pun membuka blokade jalan PLTMH dan meninggalkan lokasi setelah memastikan pelepasan. Namun, dalam pelepasan tersebut dibuat surat penjamin tersangka oleh para sesepuh masyarakat setempat diantaranya Camat Padang Guci Hulu (Pagulu) Arbi Sairani, S. IP, Kepala Desa (Kades) ketua Badan Permusyaratan Desa (BPD) serta tokoh masyarakat Didi Suhadi, SP.

Sekira pukul 21.00 WIB, setelah semua berkas kesepakatan ditanda tangani penjamin, tersangka langsung dipulangkan kerumah sesuai dengan tuntutan warga. Tersangka langsung dijemput oleh camat, Kades dan tokoh masyarakat di Polres Kaur. Sekitar pukul 19.00 WIB, massa yang sebelumnya berkumpul disepajang jalan PLTMH mulai membubarkan diri pulang kerumah masing-masing. Sebagian lagi masih bertahan hingga kepastian pembebasan tersangka benar-benar dilakukan. Setelah mendapat informasi tersebut, massa membuka blokade jalan menuju PLTMH dan pulang meninggalkan lokasi aksi.

Perlu diketahui, pembebasan tersangka kayu ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya aksi anarkis warga. Namun, status tersangka bukan dibebaskan akan tetapi ditangguhkan penahanannya. Situasi sudah kembali kondusif dan tertib seperti biasa. Tidak ada konsentrasi massa disekitar PLTMH maupun dijalan masuk. Aktivitas kerja PLTMH pun tidak lagi terganggu dengan adanya aksi massa tersebut. Dengan kesepakatan bersama ini, diharapkan tidak lagi terjadi aksi massa susulan.

“Ya, semua sudah disepakati bersama. Oleh sebab itu, diharapkan masyarakat tenang dan tidak melakukan aksi lagi. Apalagi, dalam beberapa hari ke depan akan dilaksanakan pemilu serentak,” ujar Camat Pagulu, Arbi Sairani.(WND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *