Tempo Dua Hari, Rp 10,5 Juta Melayang Korban Hipnotis

oleh -7 views
Kapolsek Kaur Utara, Ipda Tomson Sembiring, SH

E-BENGKULU.COM, BINTUHAN – Aksi kejahatan dengan modus hipnotis korbannya mulai meresahkan warga Kabupaten Kaur.

Dua warga dalam waktu berbeda menjadi korban aksi hipnotis oleh Orang Tak Dikenal (OTD). Korban pertama dialami Rita Tri Wiliyanti (28) warga Desa Talang Jawi 1 Kecamatan Padang Guci Hilir, Jumat (4/1) pukul 16.45 WIB.

Korban mengalami kerugian mencapai Rp 3,5 juta. Sedangkan, satu korban lagi dialami Bahrul (46) warga Desa Kepala Pasar Kecamatan Kaur Selatan, Sabtu (5/1) pukul 15.55 WIB. Dari tangan korban, pelaku berhasil mendapat uang sebesar Rp 7 juta.

Aksi kejahatan dengan modus hipnotis tersebut membuat warga resah dan khawatir akan menjadi korban berikutnya. Oleh sebab itu, masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku.

Korban tanpa sadar menuruti permintaan pelaku yang mendatanginya. Diperkirakan, pelaku bukan warga lokal, melainkan pendatang yang sengaja mencari mangsa.

Kapolres Kaur, AKBP Arief Hidayat, S.IK, MH melalui Kapolsek Kaue Utara Ipda Tomson Sembiring, SH membenarkan adanya informasi kejahatan dengan modus hionotis.

Namun, korban tidak ingin melaporkan peristiwa tersebut ke aparat kepolisian secara resmi. Meskipun demikian, anggota sudah turun ke lapangan melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku. Dari informasi yang ad dilapangan, pelakunya ada dua orang.

“Kita langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengecek informasi adanta aksi kejahatan dengan cara hipnotis korban. Pengejaran dan pengembangan masih dilakukan anggota,” ujarnya, kepada e-Bengkulu.com, Minggu (6/1). (amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *