Tanpa Ada Regulasi Aturan, Duplikat Buku Nikah Dipungut Rp 600 Ribu

oleh -0 views

E-BENGKULU.COM, BENGKULU UTARA – Dugaan Pungutan Liar (Pungli), yang dilakukan oleh R salah satu staf Kantor Urusan Agama (KUA) Batik Nau Kecamatan Batik Nau Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Dengan salah satu warga Kecamatan Batik Nau, pada saat korban mengurus Administrasi pernikahan di Kantor tersebut. Senin (15/2/2021).

Dugaan pungli, ini dilakukan oleh R ketika salah satu warga Batik Nau (Nama tidak disebutkan) mendatangi kantor KUA Batik Nau, dengan maksud ingin mengurus duplikat Buku Nikahnya yang hilang.

Setibanya di kantor KUA, korban bertemu dengan R dan korban langsung menyampaikan maksud dan tujuannya mendatangi kantor tersebut, oleh R, korban diminta Nomor WhatsApp dengan dalih akan menjelaskan seluruh persyaratan yang diminta korban melalui Chating WhatsApp.

Keesokan harinya, R menghubungi korban melalui Chat aplikasi media sosial WhatsApp itu, salah satu syarat yang harus dipenuhi dengan membayar biaya Administrasi sebesar Rp.600.000,- mengingat hal itu sangat dibutuhkan oleh korban, korbanpun menyanggupi permintaan R meskipun dalam keadaan terpaksa.

Sementara, Kapala KUA Batik Nau, Senno, S.Pdi, yang dikonfirmasi wartawan media ini menyampaikan, untuk kepengurusan penerbitan duplikat Buku Nikah tidak dipungut biaya apapun (Gratis).

“Penerbitan kembali Buku Nikah yang rusak,hilang dll, itu semuanya Gratis,”

Menurutnya, yang berbayar itu, bagi masyarakat yang ingin menikahkan anaknya diluar Kantor KUA, atau bagi mereka yang meminta dengan sendirinya ingin melaksanakan pernikahan di luar kantor KUA atau tempat yang sudah ditentukan langsung oleh sipemohon.

“Jika sipemohon ingin melaksanakan pernikahan diluar Kantor KUA, maka pemohon diwajibkan membayar ke Negara sebesar Rp. 600.000,- sebagai biaya administrasi pernikahan,”

Dilanjutkannya, terkait permasalahan yang dilakukan stafnya, itu diluar pengetahuan dia dan akan segera ditindak lanjuti, demikian Senno.(321)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *