Tak Kuat Menahan Malu Intip Istri Polisi, Karyawan Toko Swalayan Gantung Diri

oleh -499 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Nahas dialami oleh Al (22) karyawan toko swalayan ternama di Indonesia, Jumat (17/4) sekira pukul 05.50 WIB. Ia ditemukan tewas dengan cara menggantung diri. Mirisnya, aksi nekat pemuda ini dilakukan dalam sel tahanan Mapolsek Kaur Selatan menggunakan kain motif batik. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anggota piket Polsek, Bripka Marliyus Efendi sudah mengeras dengan posisi tergantung.

Kejadian ini sontak membuat geger anggota piket Polsek. Karena tida menyangka korban berbuat nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Apalagi, aksi nekat tersebut dilakukan di Mapolsek. Jasad korban langsung dievakuasi menggunakan kantung mayat dan dilakukan visum di RSUD Kaur guna memastikan penyebab korban tewas.

Data media ini menyebutkan, sebelum peristiwa tragis tersebut, korban diamankan polisi karena diduga melakukan perbuatan kurang sopan mengintip salah seorang istri anggota polisi dirumah kontrakkannya. Saat melakukan perbuatannya, korban dipergoki warga dan diamankan dirumah salah seorang tetangga. Dihadapan warga, korban mengakui perbuatannya mengintip istri polisi yang sedang tidur dikamar. Awalnya, warga mengira bahwa korban henfak melakukan aksi pencurian.

Mendengar pengakuan korban, warga menyerahkan ke Polsek Kaur Selatan. Dihadapan polisi, korban kembali mengakui perbuatannya mengintip istri polisi yang sedang tidur. Karena sudah larut malam dan menghindari hal yang tidak diinginkan, korban diminta tidur di Mapolsek sembari menunggu pihak keluarga datang guna menyelesaikan secara kekeluargaan. Korban tidak ditahan polisi lantaran statusnya belum jelas. Polisi juga belum menemukan adanya unsur tindak pidana yang dilakukan oleh korban.

Anggota piket Polsek mempersilakan korban untuk tidur, diruang jaga atau dikamar. Tanpa menaruh rasa curiga dan tidak melihat adanya gelagat kurang baik oleh korban. Polisi pun kurang memperhatikannya. Diduga kuat, korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran tak kuat menahan rasa malu karena ketahuan intip isteri orang. Ditengah rasa kalut hati, membuat fikiran korban pendek. Pada akhirnya, memilih untuk mengakhiri hidup dengan cara gantung diri dalam sel tahanan Mapolsek Kaur Selatan.

Atas kejadian tersebut, Polsek Kaur Selatan dibuat heboh dan geger. Pasalnya, melakukan evakuasi dan visum terhadap korban. Selain itu, banyak warga yang berdatangan ingin mendapat informasi kejelasan peristiwa memilukan tersebut langsung dari kepolisian.

Kapolres Kaur, AKBP Puji Prayitno, S.IK, MH melalui Kapolsek Kair Selatan, Iptu Surya R Purnama, SH, MH membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban tewas bunuh diri dengan cara gantung diri didalam sel tahanan Mapolsek. Untuk korban bukan tahanan melainkan titipan warga diamankan karena diduga melakukan perbuatan mengintip istri orang yang sedang tidur. Statusnya, hanya diamankan guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Korban diamankan warga karena mengintip istri orang. Persoalan ini akan diselesiakan dengan kekeluargaan menunggu keluarga korban datang. Untuk unsur pidana tidak memenuhi unsur,” tegas Kapolsek.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *