Tabrak Sapi, Dua Pelajar Putri Terkapar

oleh -2.627 views

MAJE, E-BENGKULU.COM – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di jalan lintas sumatera, kawasan Perigi depan menara milik PT Telkomsel Kecamatan Maje, Rabu (30/10/2019) pukul 18.20 WIB. Tika (16) dan rekannya Minarti (17) warga Desa Suku Tiga Kecamatan Nasal. Sepeda motor yamaha mio warna hitam dengan plat nomor polisi BD 6481 WF yang dikendarai kedua pelajar ini tiba-tiba menabrak sapi yang menyeberang jalan. Akibatnya,  korban terkapar di atas jalan aspal dengan berlumuran darah.

Korban Tika hanya mengali luka ringan disebagian tubuhnya. Sementara, korban serius dialami Minarti dengan kepala bocor. Korban Minarti tidak sadarkan diri usai kecelakaan terjadi. Kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas guna mendapat pertolongan medis. Namun, karena luka serius dibagian kepala Minarti, terpaksa dirujuk ke RSUD Kaur.

Luka cukup dalam dibagian kepala menyebabkan pendarahan hebat. Kondisi korban kritis dan tidak sadarkan diri. Diduga, luka kepala tertusuk tanduk sapi yang tertabrak. Tubuh korban kejang-kejang dan mengeluarkan suara ngorok. Kondisi kritis teraebut, membuat korban dirujuk ke RSUD M. Yunus Bengkulu untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Hingga saat ini, kondisi korban masih kritis dan membutuhkan perawatan medis. Keluarga korban berharap ada keajauban untuk menyelematkan nyawanya.

Kapolres Kaur, AKBP, Arief Hidayat, S.KL, MH melalui Kapolsek Maje, Iptu Cahya Prasada Tuhuteru, S. Tr.K membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Kecelakaan terjadi saat kedua korban pulang ke rumah usai mengerjakan tugas sekolah mengendarai sepeda motor. Namun, nahas saat melintas dikawasan Perigi, keduanya kecelakaan hebat. Satu korban saat ini dilarikan ke RSUD M. Yunus Bengkulu karena kondisi lukanya cukup parah.

“Ya, kecelakaan pelajar ini karena menabrak sapi yang tiba-tiba nyeberang jalan raya. Kasus ini ditangani langsung oleh unit Lakalantas Satlantas Polres Kaur, ” ujar Kapolsek. (skw)

2 thoughts on “Tabrak Sapi, Dua Pelajar Putri Terkapar

  1. Nampaknya memang perlu ditingkatkan lagi dalam penertiban hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya terutama di titik titik tertentu seperti di jalan desa suka menanti, kawasan perigi, di smp perbatasan maje nasal dan banyak lagi, karna sudh banyak menelan korban hingga berujung meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *