Soal Pedagang Ikan, Anggota Dewan Pelototi Satpol PP

oleh -33 views
Irwanto Tohir
Irwanto Tohir

KAUR, E-BENGKULU.COM – Politisi partai Perindo yang sekaligus ketua fraksi Kaur Kondusif, Irwanto Tohir bersuara lantang. Ia mulai menyorot tajam aksi penertiban pedagang ikan di kawasan jembatan Sulauwangi perbatasan antara Kabupaten Bengkulu Selatan. Pasalnya, penertiban pedagang ikan oleh Satpol PP Kaur ini dinilai tidak tepat. Sebab, pedagang ikan yang ada ini tidak mengganggu ketertiban umum apalagi merusak tugu perbatasan antar kabupaten.

 

Pedagang ikan ini memiliki nilai ekonomis, selain itu bisa saja menjadi sumber penghasilan daerah jika dikelolah dengan maksimal. Seharusnya, masalah warem yang ada disekitar pantai Sulauwangi ini yang menjadi perioritas utama Satpol PP untuk dilakukan pengusiran. Masalah ini, akan dibahas dalam rapat paripurnah bersama instansi terkait. Sehingga, ada solusi tepat agar aktivitas jual beli tetap berjalan lancar sehinggamenghasilkan pendapatan daerah maupun masyarakat.

 

“Kalau dipandang mengganggu, harus ada relokasi yang baik. Jangan diusir paksa, lapak dihancurkan tanpa solusi tepat. Akan lebih baik jika dibangun lapak dikawasan pasar pedesaan yang ada di Sulauwangi. Miliaran rupiah bangun kios tanpa dimanfaatkan sedetikpun,” ungkap Irwanto Tohir keras.

 

Desa Sulauwangi merupakan basis nelayan, hampir 85 persen penduduknya sebagai nelayan. Bahkan, nelayan desa ini membuat dermaga dan tempat pelelangan ikan secara mandiri. Pedagang berduyun-duyun ambil ikan dari nelayan dan dijual di pinggir jalan, namun justru diusir begitu saja. Yang memiliki potensi ekonomis justru dipadamkan, sedangkan yang mudarat dibiarkan saja berkembang.

 

“Dengan adanya pedagang ikan segar, banyak pengunjung tugu perbatasan. Sekalian belanja ikan, mereka mengabadaikan kenangan di tugu tersebut. Ini banyak menyimpan potensi ekonomi,” ucapnya.(kif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *