Rp 650 Juta DD Air Palawan Nasal Untuk Korban Tanah Retak

oleh -67 views

NASAL, E-BENGKULU.COM – Dana Desa (DD) Air Palawan Kecamatan Nasal sebagian besar diperuntukkan pembangunan rumah para korban tanah retak beberapa waktu lalu. Anggaran mencapai Rp 650 juta bersumner DD akan di bangunkan 23 unit rumah bagi keluarga korban tanah retak. Dalam perencanaan, rumah akan dibangun dengan ukuran 4X6 meter.

Batu
BATU PERTAMA: Peletakan batu pertama pembangunan rumah korban bencana tanah retak di Desa Air Palawan.

Pembangunan rumah layak huni bagi korban bencana alam tanah retak ini lakukan dengan pola padat karya tunai. Dimana, nasyarakat langsung ikut mengerjakan pembuatan rumah tersebut. Rencananya, lokasi perumahan dilahan hibah daerah yang disiapkan untuk relokasi rumah korban bencana tanah retak. Pola padat karya tunai ini diharapkan dapat membantu warga ditengah dampak Covid-19. Dimana, perekonomian warga sedang mengalami kemunduran.

Dengan padat karya tunai, masyarakat memiliki peluang mendapat penghasilan tambahan dari upah sesuai HOK yang berlaku di DD. Pembangunan 23 unit rumah ini sangat diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat segera menempatinya.

Rapat
RAPAT: Pemerintah Desa Air Palawan rapat persiapan pembangunan 23 unit rumah korban bencana tanah retak.

“Kami menganggarkan DD untuk pembangunan perumahan warga korban bencana tanah retak beberapa bulan lalu. Anggaran yang disiapkan memcapai Rp 650 juta dan sesuai dengan hasil musyawarah desa,” ujar Pjs Kades Air Palawan, Sepria Nestriana, A. Md. Keb kepada E-Bengkulu.Com.
Mulai dari perencanaan musyawarah desa hingga peletakkan batu pertama pembangunan rumah dihadiri dan disaksikan langsung oleh perwakilan kecamatan, anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, BPD, perangkat desa serta tokoh masyarkat. Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib meskipun tetap mengedepankan instruksi pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus corona.

“Mewakili warga, pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada Pemda Kaur yang sudah menghibahkan lahan untuk relokasi rumah korban tanah retak di Desa Air Palawan. Pekerjaan pembangunan 23 unit rumah sudah dimulai dan dimohon restu dari seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Pjs Kades.(kif/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *