Pulang Dari Jakarta, Dua Warga Mengeluh Sesak Nafas dan Batuk

oleh -536 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Lagi-lagi, warga yang baru pulang dari Jakarta mengeluh gejala batuk, pilek dan sesak nafas. Senin (4/5) keduanya memeriksakan diri ke tim medis di Puskesmas Maje dan Nasal. Keduanya yakni EF (27) perempuan warga Kecamatan Maje dan UJ (48) warga Kecamatan Nasal. Keduanya dilakukan pemeriksaan di Puskesmas dengan metode Rapif test. Namun, hasil Rapid test menunjukan kabar baik. Keduanya dinyatakan negatif dari virus corona.

Namun, riwayat perjalanannya berasal dari daerah pandemi Covid-19, maka disarankan medis untuk melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari. Tim medis akan melakukan pengecekan kesehatannya secara berkala guna memastikan gejala yang dialaminya benar-benar bersih dari ancaman Covid-19.

Kepala Puskesmas Maje, Rosmita, SKM menjelaskan, satu wanita datang memeriksakan kesehatannya karena mengalami gejala yang menyerupai Covid-19. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan Rapid test ia bersih atau hasil negatif. Wanita ini dalam kondisi hamil muda tim medis menyarankan untuk isolasi mandiri dirumahnya dengan pengawasan tim medis.

“Wanita ini ditetapkan Orang Dalam Pemantauan (ODP). Meskipun hasil Rapid testnya negatif, namun riwayat perjalanannya cukup mengkhawatirkan adanya gejala Covid-19,” ujar Rosmita.

Sementara itu, UJ warga Kecamatan Nasal juga mengalami gejala yang sama. Tim medis Nasal dengan cepat melakukan uji Rapid test dan hasilnya negatif. Saat ini, UJ sudah diminta menjalani isolasi mandiri dirumah. Riwayat perjalanannya sama dengan kasus EF di Kecamatan Nasal.

Masyarakat diminta untuk serius menjalankan protap kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus corona. Nantinya, ODP ini akan kembali diperiksa guna memastikan gejala yang dialami benar-benar tidak membahayakan.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *