Pulang Antar Anak Sekolah, Pria Paruh Baya Tewas Tabrakan

oleh -134 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Tragis, kecelakaan maut merenggut nyawa pria paruh baya, Rinto Harahap (35) warga Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning, Jumat (17/1/2020). Sepeda motor yamaha mio warna merah plat Nomor Polisi (Nopol) BD 4708 WB yang dikendarai korban bertabrakan dengan satu unit mobil mistsubishi box warna kuning Nopol BD 8325 CZ dikemudikan oleh Khairul B (52) warga Kampung Sago Kecamatan IV Serawai Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat.

Tewas
Korban tewas kecelakaan lalulintas, Rinto Harahap(35) saat diperiksa tim medis RSUD Kaur.

Akibat tabrakan tersebut, korban terpental terhempas diaspal. Korban mengalami luka serius dibagian dada dan kepala. Korban muntah darah, selain itu darah keluar dari hidung dan telinganya. Korban menghembuskan nafas terakhirnya di perjalanan menuju RSUD Kaur. Selain korban tewas, anak korban yang masih duduk dikelas IV SD ini ikut mengalami luka dibagian kepala belakang. Terdapat luka robek dan harus ditangani medis lebih lanjut.

Aman
AMANKAN: Kanit Laka Satlantas Polres Kaur amankan barang bukti kecelakaan maut.

Kecelakaan maut terjadi dijalan lintas sumatera depan MTsN 4 Kaur ini menghebohkan warga sekitar. Pasalnya, kecelakaan begitu cepat. Saat korban berhentik di depan MTsN 4 Kaur mengantar anaknyq sekolah, korban lamgsung tarin gas putar arah tanpa melihat kondisi kendaraan dibelakangnya.

Saat berbelok tersebut, mobil box yang melaju dari arah Bintuhan menuju Kota Bengkulu sudah sangat dekat dengan sepeda motor korban. Akhirnya, sopir tidak lagi mampu menghentikan laju mob walaupun sudah diinjak rem. Suara benturan keras mengagetkan warga sekitar dan siswa MTsN 4 Kaur.

Melihat korban terkapar, warga langsung melarikan ke RSUD Kaur dengan cara meminta bantuan mobil yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan, sopir diminta warga mengamankan diri di polsek Tanjung Kemuning. Tidak lama berselang, anggota piket Polsek tiba dilokasi dan mengamankan TKP. Kasus kecelakaan maut ini diserahkan ke unit Lakalantas Satlantas Polres Kaur.

Sopir dan barang bukti langsung diamankan ke Mapolres guna menjalani pemeriksaan intensif. Kejadian nahas ini untuk yang sekian kalinya. Polisi mengingatkan pengendara untuk lebih waspada dan hati-hati guna menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan.

Anak korban hingga saat ini masih dirawat intensif di RSUD Kaur. Sehingga, tidak mengikuti prosesi pemakaman ayah tercintanya. Pertemuan pagi sebelum kecelakaan terjadi adalah kenangan terakhir baginya.(erw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *