Pimpin Rapat Gugus Utama Covid-19, Kapolres Perketat Perbatasan

oleh -17 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Kamis (2/4) pukul 09.00 WIB, Kapolres Kaur, AKBP Puji Prayitno, S. IK, MH bersama jajaran PJU Polres gelar rapat gugus utama penanganan Corona Virus (Covid-19). Rapat gugus utama dalam operasi Aman Nusa II, Polres Kaur fokuskan perketat garis perbatasan antar provinsi. Tujuannya, memutus mata rantai penyebaran virus corona masuk ke Provinsi Bengkulu khususnya Kabupaten Kaur.

Usai rapat gugus utama, dilanjutkan dengan pengecekan posko perbatasan di Desa Merpas Kecamatan Nasal disebelah Mako Polsek Nasal. Pengecekan posko perbatasan diikuti, Waka Polres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kabag Humas. Kadis Kesehatan, Kadis Perhubungan, Kepala BPBD Pemkab Kaur.

Kegiatan diawali sarapan pagi pukul 09.45 WIB bersama Kapolres Kaur beserta rombongan di Rumah makan Lansek Manih di Desa Suku Tiga Kecamatan Nasal. Usai sarapan pagi, Kapolres Kaur melaksanakan rapat bersama tim gugus utama penanganan Covid-19.

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan, rencana kegiatan – kegiatan yang akan di lakukan, cara bertindak, petugas yg melakukan kegiatan, anggaran, pendirian posko dan pelaporan kegiatan .Instansi dan dinas terkait yang ikut serta harus berperan sesuai tugas dan fungsi masing – masing dalam pencegahan masuknya Covid-19 di Kabupaten Kaur.

Menyikapi bahwa Bengkulu saat ini sudah masuk dalam zona merah, agar semua instansi yang terlibat harus ekstra dalam bekerja guna antisipasi agar covid19 tidak masuk dalam wilayah Kabupaten Kaur. Akan tetapi, kesehatan para anggota di lapangan harus di utamakan serta harus menggunakan alat pelindung diri.

Memberikan support kepada ketua pelaksana ( Kepala BPBD) untuk lebih aktif dan sungguh-sungguh mengendalikan dan menggerakkan tim yg sudah di bentuk. Memberikan jaminan bahwa Polres Kaur akan siap membantu dan mendukung setiap kegiatan yg dilakukan oleh tim ke depan .

Kabag Ops Polres Kaur, AKP Fakhrul Ikhwan, SH menyampaikan, bahwa stekholder yang di kedepankan dalam penanganan covid19 di Kabupaten Kaur harus aktif dalam menggerakkan tim yang ada. Agar instansi yang terlibat dalam pencegahan covid19 harus serius dalam pelaksanaan tugas mengingat saat ini Provinsi Bengkulu telah masuk zona merah.

Sementara itu, Kasat intelkam, Iptu Tomson Sembiring, SH menyampaikan, BPBD Kaur sebagai penanggungjawab kegiatan harus lebih aktif dalam penanganan pencegahan dengan cara menggerakkan seluruh stekholder yang ada. Terkait permasalahan anggaran yang menjadi permasalahan, pihak BPBD harus jemput bola ke Pemkab Kaur sehingga permasalahan anggaran tidak berlarut – larut dan tidak dijadikan alasan dalam pencegahan covid 19.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *