Pengubaian Resort, Destinasi Wisata Nan Elok

oleh -200 views

BINTUHAN, E-BENGKULU.COM – Keindahan alam pantai Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu benar-benar menjadi magnet wisatawan. Salah satunya, pantai Pengubaian Resort yang berada di Desa Pengubaian Kecamatan Kaur Selatan.

 

Pantai Pengubaian Resort ini, dikelola ala modern. Sehingga, menjadi sebuah destinasi wisata baru yang indah dan selalu dikunjungi wisatawan. Sebagian besar, wisawatan penasaran dengan spot foto dipantai Pengubaian Resort ini.

Pengubaian
EKSOTISME: Pantai Pengubaian Resort memiliki eksotisme wisatawan yang menarik perhatian. Banyak turis mancanegara yang datang menikmati keeindahan pantai ini.

Benar saja, sebuah arena berfoto dengan latar belakang hamparan pantai dengan deburan ombak yang indah nan memukau. Hiasan lampu, berjejer tiang dipadu dengan kursi santai menarik. Sembari menikmati minuman kelapa muda menjadi destinasi wisata yang ‘TOP’ untuk dikunjungi dan sayang untuk dilewatkan.

 

Pantai Pengubaian Resort bukan saja menyediakan tempat spot foto, melainkan dipantai ini wisatawan bisa belajar surving olahraga selancar. Tidak heran, jika pantai ini diburu wisatawan luar daerah.

Pengubaian
PENGUBAIAN RESORT: Pantai Pengubaian Resort destinasi wisatavnan elok, spot foto menambaj daya tarik pencinta wisata.

Bukan saja wisawatan lokal, namun wisatawan luar daerah juga memburu pantai ini. Bahkan, wisatawan mancanegara (turis ) seperti, Spanyol, Australia, Amerika Serikat, Jerman dan Prancis yang telah menikmati alam pantai ini. pengubaian resort juga menyediakan penginapan bagi wisatawan. Tercatat, sudah mencapai 30 turis yang datang ke Pengubaian resort. Bahkan, wisatawan mancanegara ini ada yang menghabiskan waktu 40 hari, namun ada pula hanya satu hari menginap.

 

“Dalam setahun ini, ada 30 turis yang berkunjung di Pantai Pengubaian Resort. Mereka datang dari berbagai macam negara. Ada yang menginap hingga 40 hari, ada pula hanya satu hari,” kata Matahirin pengelola Pengubaian Resort kepada wartawan e-bengkulu.com, Rabu (23/10/2019).

 

Tuhan menciptakan alam tidak dua kali, tinggal tergantung bagaimana cara kita menjaga dan mengelolanya.(Gita).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *