Pelopor Kemanusiaan, Plt Bupati Kaur Bagi Masker Ke Pasar Inpres

oleh -0 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Plt Bupati Kaur Provinsi Bengkulu, Hj. Yulis Suti Sutri, SKM turun langsung ke pasar Inpres Bintuhan bagikan masker ke pedagang dan pembeli. Kegiatan Plt Bupati Kaur ini diikuti oleh Satgas Covid-19. Kegiatan dalam rangka menjadi pelopor kesehatan ditengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Kegiatan dilakanakan pada Sabtu (7/11/2020) pukul 08.00 Wib hingga pukul 10.00 Wib. Ikut dalam.kegiatan pelopor kesehatan ini, dua personil TNI, empat personil Polri, empat personil Satpol PP, dua personil Dinas Kesehatan dan dua personil BPBD.

Mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada warga masyarakat terkait Perbup Nomor 68 tahun 2020. Mendatangi kerumunan massa yang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak di pasar, tempat wisata, warung dan toko diwilayah Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan.

 

Memberikan teguran lisan kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan agar memakai masker dan menjaga jarak. Membagikan masker kepada masyarakat yang berkerumun dan tidak memakai masker. Mensosialisasikan Perbup Nomor 68 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 19.

Masyarakat yang berkumpul dan tidak mematuhi protokol kesehatan. Memberikan edukasi dan himbauan kepada warga kab Kaur untuk memakai masker saat keluar rumah dan menjaga jarak pada saat berkerumun. Masyarakat sudah mengetahui Peraturan Bupati Kaur No. 68 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 19.

20 Masyarakat Pelanggar dengan rincian, Jumlah total pelanggaran yang ditindak karena tidak gunakan masker sebanyak 15 orang. Kerumunan/tidak jaga jarak sebanyak 3 Titik. Sanksi yang diberkan berupa teguran.

Dilakukan pendataan terhadap masyarakat yang tidak mentaati Protokol Kesehatan. Apabila terdapat pelanggar yang berulang kali melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi dari petugas sesuai dengan Perbup Nomor 68 tahun 2020.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *