PDP Meninggal Dunia Negatif Corona, Pemakaman Standar Penanganan Covid-19

oleh -182 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Kaur, Rabu (8/4) pukul 01.40 WIB dini hari. Satu warga Kecamatan Semidang Gumay yang dinyatakan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di RSUD Hasanuddin Damrah berinsial TH (50) meninggal dunia.

Almarhum memeriksakan kesehatannya di RSUD Kaur pada tanggal 4 April pukul 00.30 WIB di RSUD Kaur. Almarhum ditangani tim dokter, dari hasil pemeriksaan kesehatan. Gejala yang dialami almarhum menyerupai gejala virus corona. Tim dokter akhirnya merujuk almarhum ke RSUD HD pukul 02.00 WIB guna mendapat perawatan intensif.

Setibanya di RSUD HD Manna, almarhum dirawat dan diisolasi dalam ruangan khusus. Almarhum dinyatakan PDP tim dokter guna lebih intensif dalam perawatan. Riwayat almarhum sebelum dirawat tim dokter, 12 hari habis bepergian ke Kota Bengkulu menghadiri pesta pernikahan keluarga. Almarhum mengeluh batuk, pilek dan sesak nafas.

Almarhum mulai diisolasi diruang perawatan RSUD HD sejak tanggal 4 April hingga tanggal 7 April. Kemudian, pada tanggal 8 April dini hari, almarhum memburuk dan drop. Sekira pukul 01.40 WIB, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya. Penanganan, almarhum dilakukan dengan standart pengurusan jasad virus corona. Sekira pukul 07.30 WIB, jasad korban dibawa pulang dan dimakamkan oleh tim satgas corona dengan mengacu pada prosedur protokol kesehatan. Hal ini bagian dari upaya antisipasi adanya gejala Covid-19. Diharapkan, keluarga dapat memahami langkah antisipasi ini.

Masyarakat berdoa, apa yang disampaikan gubernur adalah hal yang baik. PDP negatif dari Covid-19. Jangan panik dan tetap waspada agar semua terhindar dari penyebaran virus corona.

Direktur RSUD HD, dr.Emrusmadi, S.pB menjelaskan, PDP asal Kabupatem Kaur meninggal dunia. Gejala yang dialami pasien sama dengan gejala virus corona. Sehingga, diisolasi sesuai dengan standart penanganan. Namun, RSUD HD belum menyimpulkan apakah pasien positif virus corona atau negatif. Hasil uji laboratorium lendir jasad almarhum masih diuji di Palembang.

“Hasil uji sempel laboratorium almarhum belum diterima, diperkirakan pekan depan sudah dikirim ke RSUD HD sehingga dapat diketahui secara jelas,” ujar Emrusmadi.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *