Paripurna Pandangan Akhir Fraksi Terhadap APBD Perubahan, Dewan Bahas ASN Berpolitik

oleh -13 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – DPRD Kaur menggelar paripurna pandangan akhir fraksi terhadap APBD perubahan 2020, Senin (31/08/2020) diruang rapat. Dalam paripurna ini dihadiri Forkopimda, kepala OPD dan para Kabag serta camat.

Menariknya,paripurna pandangan akhir fraksi terhadap APBD perubahan 2020, anggotq dewan khususnya dari fraksi Se’ase Seijean, Deni Setiawan, SH dari partai Demokrat bahas soal ASN yang terlibat politik praktis.

Dalam penyampaiannya, Deni meminta Sekda untuk mengingatkan ASN agar tidak menimbulkan kegaduhan. Kemudian kepala Inspektorat Kaur harus meningkatkan pengawsan dari jajaran bawah hingga jajaran atas. Jangan memancing kegaduhan dengan mengangkat isu sara. tidak ada perbedaan padanh guci, Nasal, maje maupun kaur selatan.

Awasi media sosial, facebook, instagram,twitter dan lainnya. Banyak ASN tidak mentaati aturan jam kerja, belum waktunya pulang sudah keluar, belum jam istirahat sudah pergi dan tidak kembali lagi kekantor.

Diakhir penyampaiannya,fraksi Se’ase Seijean menyetujui rancangan APBD perubahan tahun 2020 untuk disahkan.

Fraksi Golkar, fraksi PDIP dan fraksi Kaur Kondusif dengan suara sama menyampaikan persetujua atas APBD perubahan tahun 2020. Sama halnya dengan fraksi Se’ase Seijean.

Penyampaian wakil bupati Yulis Suti Sutri, S, KM, perubahan anggaran daerah tahun 2020 sebesar : Rp. 846.257.206.973,35 mengalamipenurunan sebesar Rp. 50.716.337.045,65 dari target pendapatan anggaran th 2020.

Sumber pendapatan daerah, Pendapatan asli daerah sebesar Rp. 74.470.957.381,17, Dana perimbangan sebesar Rp. 568.803.467.578,00 dan Pendapatan daerah yang sah Rp. 202.982.782.014,17.

Belanja daerah perubahan anggaran tahun 2020 sebesar Rp. 887.121.413..74,27 mengalami penurunan sebesar Rp. 33.852.130.944.73 di banding anggaran tahun 2020, di lihat dari rekapitulasi belanja daerah. Belanja tidak langsung sebesar Rp. 547.271.507.678,38. Belanja langsung sebesar Rp. 339.849.905.395,89. RAPBD kabupaten kaur anggaran tahun 2020 mengalami defisit anggaran sebesar Rp. 40.864.206.100,92.

Pemerintah daerah kaur untuk mengatasi defisit dapat ditutupi dari penerimaan pembiayaan yg bersumber dari sisa lebih perhitungan APBD kabupaten kaur angaran tahun 2019. Pembiayaan RAPBD kaur Tahun anggaran 2020 digunakan untuk menutupi defisit belanja daerah. Selanjutnya rancangan perubahan anggaran pendaaptan dan belanja daerah kabupaten kaur tahun anggaran 2020, secara detail dan lengkap di lampiran RAPBD-P Tahun anggaran 2020.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *