Pantai Berbuih Tebal, Fenomena Alam atau Pertanda Buruk

oleh -222 views

KAUR,E-BENGKULU.COM – Masyarakat Kabupaten Kaur khususnya yang berada dikawasan pantai dihebohkan dengan munculnya fenomena laut. Buih tebal bermunculan memenuhi bibir pantai disaat air surut. Bahkan, buih tebal bergumpal ini menyebabkan beberapa habitat laut mati dan mengapung. Akibatnya, bau tidak sedap mengeruap sepanjang hari. 

Buih
BUIH: Buih tebal memenuhi bibir pantai menjadi tontonan warga sekitar.

Fenomena alam ini sudah terjadi sejak dua hari. Gumpalan buih tebal dipinggir pantai terlihat dan menjadi tontonan warga pesisir pantai. Sebagian masyarakat menilai fenomena ini dampak dari perubahan iklim. Namun, bagi sebagian lagi berkeyakinan ini adalah suatu pertanda yang ditampakkan alam sebagai peringatan manusia.

“Fenomena ini adalah bentuk dari gejolak iklim dan pengaruh cuaca dibeberapa belahan dunia. Namun, buih tebal ini menimbulkan bau tidak sedap karena banyak habitat laut mati,” ujar Heri (37) warga Desa Batu Lungun Kecamatan Nasal.

Sementara itu, tim Polres Kaur langsung turun kebeberapa titik pantai guna mengecek fenomena alam ini. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait guna memastikan penyebab gumpalan buih tebal tersebut.

“Masyarakat diingatkan agar tidak panik dengan munculnya fenomena laut saat ini. Agar ada kepastian, tentunya menunggu hasil pengecekan langsung ahli yang menguasai. Sehingga, tidak menjadi kesimpangsiuran informasi yang berkembang,” ujae Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S. IK, MH melalui anggotanya, Ipda Joko Santoso.(kif)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *