Pamit Mancing, Bujang Desa Sinar Mulya ‘Lengit’

oleh -153 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Warga Desa Sinar Mulya Kecamatan Maje dibuat geger, Sabtu (25/1/2020). Pasalnya, salah seorang pemuda bernama Wardoyo (28) sejak Jumat (24/1/2020) tidak pulang. Bujangan yang diketahui sangat tertutup atau kurang bergaul ini sebelum pergi pamit kepada ayahnya, Paimin (64) akan mancing ikan di sungai Sawang pukul 14.00 WIB. Namun, sejak ia pergi hingga pukul 11.00 WIB Sabtu (25/1/2020), belum juga kunjung pulang.

Bujangan satu ini, pergi membawa tas atau keranjang anyaman dari karung dan satu buah golok kebun.Selain itu, ia juga membawa peralatan pancing. Hingga berita ini diterbitkan, pria asak Desa Sinar Mulya ini belum ditemukan ia diperkirakan ‘lengit’saat mancing di sungai Sawang.

Wardoyo bersama orang tuanya menginap di pondok kebun sejak beberapa hari lalu. Ayahnya, menduga anaknya setelah mancing di sungai Sawang pulang ke desanya. Sehingga, belum mencari keberadaan anaknya. Namun, pukul 11.00 WIB siang ini, ayahnya mencoba mencari tahu keberadaan anaknya dirumah dengan menghubungi tetangga melalui telepon selular.

Tetangga menyebut, bahwa tidak ada Wardoyo di rumah. Tetangga hanya tahu kalau anak tersebut ikut keluarganya kekebun. Mendapat kabar dari tetangga, ayah Wardoyo mulai panik dan berupaya mencari keberadaan anaknya. Namun, hingga siang ini belum ditemukan. Akhirnya, ayahnya meminta bantuan warga dan tetangga dekat untuk mencari keberadaan anaknya.

KTP
KTP milik Wardoyo.

Sebagian warga menginformasikan kepada Polsek Maje untuk membantu proses pencarian. Langkah awal, masyarakat dibantu aparat kepolisian dan TNI menyelusuri aliran sungai Sawang. Diduga sementara, Wardoyo hanyut terseret arus sungai. Sebab, saat pergi Wardoyo pamit memancing disungai tersebut.

Pencarian hingga sore ini, belum membuahkan hasil. Warga bersama aparat masih menyusuri sungai. Pencarian terhadap Wardoyo langsung dipimpin Kapolsek Maje, Ipda C. Tuhuteru, S. Tr.K. Pencarian tersebut menarik perhatian masyarakat Kecamatan Maje yang berdatangan ikut membantu pencarian. Tim pencarian akhirnya dibagi menjadi beberapa kelompok. Mengingat, ada riwayat bahwa yabg bersangkutan pernah hilang selama tiga hari sebelumnya.

Bahkan, Wardoyo sudah beberapa kali hilang namun kembali ditemukan. Pencarian terus dilakukan dengan menyusuri sungai dan sebagian lagi mencoba menyusuri daratan guna memastikan kalau pria ini tersesat didaratan. Warga dan kerabat berharap, Wardoyo dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

“Anak saya pamitnya mau mancing ikan ke sungai Sawang. Saat pergi, ia menggunakan baju kaos warna hijau. Ciri-ciri lainnya, berkulit kuning langsat dan berambut pendek,” ujar Paimin.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *