Nyaris Tawuran Antar Desa, Damai Di Kantor Polisi

oleh -378 views

BINTUHAN, E-BENGKULU.COM – Keributan yang nyaris berujung bentrok antar pemuda dari Desa Babat dan Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Tetap pada beberapa hari lalu, akhirnya berakhir damai. Kesepakatan damai itu diperoleh setelah pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kaur Selatan berhasil memediasi perselisihan yang terjadi antara kedua belah pihak, Selasa (26/5). Proses mediasi dilakukan di aula Mako Polsek Kaur Selatan dengan dihadiri oleh unsur pemerintahan kedua desa itu.
“Ya, kita sudah memfasilitasi kedua belah pihak dengan melakukan mediasi. Hasilnya, kedua pihak telah sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan,” jelas Kapolsek Kaur Selatan, Iptu Surya R Purnama, MH.

Dari proses mediasi terssbut diketahui penyebab terjadinya keributan antar pemuda dari dua desa itu. Pemicunya yakni adanya keresahan warga Desa Tanjung Dalam yang merrasa terganggu dengan ulah sejumlah pemuda dari Desa Babat yang berkumpul dan mengobrol hingga larut malam di wilayah desanya. “Bahwa yang menjadi pemicu perselisihan antara remaja Desa Babat dan Desa Tanjung Dalam yaitu adanya remaja Desa Babat yg setiap malamnya mereka datang ke Desa Tanjung Dalam dengan maksud mencari sinyal / jaringan hp, yang mana di Desa Babat tidak ada sinyal Hp, sehingga kehadiran remaja Desa Babat membuat masyarakat Desa Tanjung Dalam merasa terganggu dengan ulah remaja Desa Babat berkumpul dan mengobrol sampai larut malam dengan suara obrolan yang berisik dan tidak nyamannya warga,” terang Kapolsek.

Terkait hal tersebut, pihaknya menghimbau agar pemerintah kedua desa dapat mendata para remaja yang terlibat dalan keributan, untuk selanjutnya agar segera dilakukan perdamaian terhadap remaja yg berselisih paham. Hal ini dinilai penting agar kedepan tidak terjadi lagi kesalah pahaman yang dapat berujung pada bentrok susulan antar kelompok pemuda dua desa tersebut.

“Kami berharap agar Kepala Desa bisa menjamin seutuhnya keamanan di desa, dan lakukan perdamaian secara kekeluargaan, supaya tidak terjadi aksi balas dendam,” pungkasnya.

Berikut hasil mediasi antara pemerintah Desa Babat dan Desa Tanjung Dalam yang difasilitasi oleh aparat Polsek Kaur Selatan.

1. Dari hasil pertemuan Kades Babat dan Kades Tanjung Dalan beserta perangkat desa, masing masing sepakat untuk melakukan berdamai terhadap warganya yang terkait dengan masalah perselisihan anak anak remaja kedua desa itu.

2. Perangkat Desa Babat dan
Perangkat Desa Tanjung dalam akan saling berkoordinasi dengan pihak Polsek kaur selatan serta akan membuat Posko bersama mencegah kejadian terulang kembali.

3. Pemerintahan Desa nantinya akan memberlakukan pembatasan jam malam yang akan dituangkan dalam peraturan desa beserta sanksi nya untuk anak-anak remaja dari masing masing desa dan akan di sosialisasikan ke masyarakat desa untuk menjaga Sitkamtibmas.

4. Kades dan perangkat desa akan menjadi keamanan di desa saat ini dan Akan mempertemukan para remaja yang berselisih paham dan akan dibuatkan perjanjian perdamaian secara kekeluargaan oleh Pemerintahan Desa.

5. Pemerintahan Desa akan menyerahkan hasil perdamaian beserta membawa remaja yang berselisih paham dan orang tua nya ke Polsek Kaur Selatan, pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 sekira pukul 10.00 Wib.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *