Nongkrong Disalon, Pengedar Narkoba Di Dor Polisi

oleh -1 views
Foto: Foto: Biro Pers Istana
Foto: Foto: Biro Pers Istana

E-BENGKULU.COM, TANJUNG KEMUNING – satres Narkoba Polres Kaur tidak main-main mengungkap kasus peredaran narkoba. Selasa (19/2) pukul 16.25 WIB, Satres Narkoba amankan salah seorang terduga pengedar narkoba yang sudah diintai beberapa bulan terakhir. Terduga pengedar berinisial Mi alias Ka (35) warga Desa Tanjung Aur I Kecamatan Tanjung Kemuning terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas oleh polisi. Terduga pengedar satu ini mencoba melarikan diri saat disergap polisi. Tembakan peringatan sudah diberikan, namun pelaku tetap berupaya melarikan diri. Terpaksa terduga pengedar barang haram tersebut dilumpuhkan. Timah panas bersarang dibagian kakinya. Akibat tembakan polisi, terduga pengedar tersungkur dijalan. Pelaku berhasil diamankan dan langsung diamankan polisi dan dibawa ke RSUD Kaur guna mendapat perawatan medis.

Usai ditangkap, Satres Narkoba Polres Kaur diback up anggota Reskrim dan Polsek Tanjung Kemuning melakukan penggeledahan dirumahnya. Saat disergap tim Satres Narkoba, terduga pengedar barang haram tersebut sedang berada di salah satu salon pangkas rambut berjarak 500 metee dari rumahnya. Penggeledahan terhadap terduga dipimpin langsung Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S. IK, MH dan Kasat Narkoba, Iptu Simanungkalit, SH. Penggeledahan rumah terduga pengedar narkoba ini disaksikan oleh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Belum diketahui secara rinci apakah anggota polisi menemukam Barang Bukti (BB) narkoba dari dalam rumah terduga atau tidak. Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait penyergapan terhadap pelaku narkoba. Berbagai cerita warga sekitar menyebutkan, pelaku sudah diikuti oleh polisi sejak pagi hari. Bahkan, penangkapan berdasarkan pengembangan terhadap salah seorang rekan pelaku yang terlebih dahulu berhasil ditangkap. Pengakuan rekan pelaku, barang haram tersebut dibeli dari terduga pengedar. Kemudian, polisi memintanya untuk kembali memesan barang dan langsung datang kerumah terduga untuk mengambil pesanan.

Setelah dipastikan oleh polisi, terduga langsung dikuntit gerak geriknya. Pelaku nongkrong di salon Vivin tidak jauh dari rumahnya. Polisi tidak ingin kehilangan buruannya langsung menyergap pelaku. Namun pelaku berupaya kabur melarikan diri. Bak film action, pelaku berhasil dilumpuhkan timah panas yang menyebabkan ia tersungkur dijalan.

Salah seorang anggota BPD Tanjung Aur I, Rusihan Anwar mengatakan, tidak mengetahui secara jelas persoalannya. Diakuinya, dirinya baru tiba dari bekerja dan langsung diminta untuk menyaksikan penggeledahan rumah salah seorang warga desa. Puluhan anggota polisi berpakaian seragam lengkap dan polisi berpakaian preman bersiaga disekitar rumah terduga. Saat dilakukan penggeledahan, tidak melihat polisi membawa barang dari rumah tersebut.

“Tidak tahu apa masalahnya, sebab kaget baru sampai dari kerja sudah ditunggu polisi minta untuk menyaksikan penggeladahan rumah. Saat penggeledahan berlangsung, Kades dan perangkat desa sedang tidak berada dirumah. Sehingga, saya yang diminta menjadi saksi penggeledahan,” ujar Rusihan.(amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *