Ngeri! Predator Anak Masih Berkeliaran, Dua Bocah SD Nyaris Jadi Korban Penculikan

oleh -20 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Aksi kejahatan percobaan penculikan anak kembali meneror warga Kabupaten Kaur. Pelaku mengincar bocah yang masih diduduk di bangku sekolah dasar. Sabtu (18/1/2020) dua bocah SD kelas IV asal Kecamatan Maje nyaris jadi korban penculikan. Beruntung kedua bocah ingusan ini berhasil menyelamatkan diri dengan cara menggigit tangan pelaku.

 

Tim patroli Polsek Maje mendapat informasi penculikan tersebut langsung berupaya mengejar pelaku yang diperkirakan dua orang pria dan satu wanita menggunakan mobil jenis toyota avanza. Polisi juga mendapat informasi, bahwa didalam mobil tersebut ada satu anak yang menangis sambil minta tolong.

 

Sayang, polisi kehilangan jejak para pelaku teror penculikan anak. Polisi langsung mendatangi rumah kedua korban guna menggali lebih dalam informasi dari calon korban. Polisi bertemu dengan ibu kedua calon korban penculikan, kepada polisi sang anak didampingi keluarganya mencerita kejadian yang dialami.

 

Ibu calon korban Natalia Tampubolon (10), Destiana mengatakan, kejadian tersebut berawal pada saat anaknya dan teman sekelas Sifa Nur Aini (10) keduanya warga Desa Pardasuka Kecamatan Maje berangkat ke sekolah untuk mengikuti kegiatan pramuka. Tidak jaub dari sekolah, ada mobil toyota avanza warna hitam parkir ditepi jalan. Saat kedua calon korban sudah dekat dengan mobil, dua orang pelaku laki-laki turun dari mobil dan menghampiri keduanya. Pelaku membujuk keduanya dengan memberi uang Rp 5.000 dan permen. Namun, kedua calon korban menolak dan berupaya pergi. Pelaku tetap berjuang keras untuk membawa anak tersebut ke mobil dengan cara memaksa.

 

Kedua calon korban sudah dipegang oleh pelaku dengan kedua tangannya. Pelaku berupaya membawa masuk kedua calon korbannya ke dalam mobil. Kedua korban berontak dan menggiigit tangan pelaku sehingga terlepas. Disaat kedua bocah ini berupaya kabur, terdengar dari dalam mobil suara anak kecil menangis sambil minta tolong. Selain itu, kedua anak bau kencur ini juga sempat melihat ada seorang wanita didalam mobil avanza hitam tersebut.

 

Ciri-ciri pelaku wanita menggunakan baju warna putih dan menutup mulut menggunakan masker. Pelaku menggunakan mobil avanza dan kerap memgincar calon korban di dekat sekolah. Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan informasi ada anak yang berada dalam mobil pelaku. Selain itu, belum ada orang tua yang menbuat laporan kehilangan anaknya.

 

“Kepada masyarakat diingatkan untuk lebih waspada dan mengantisipasi kejahatan penculikan anak yang sudah meresahkan warga. Tim patroli akan terus ditingkatkan pada saat jam sekolah,” ujar Aiptu Nur Wijayawan.(kif)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *