Nekat Gantung Diri, Pemuda Desa Ulak Agung Hebohkan Warga

oleh -1.220 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Aksi nekat pemuda asal Desa Ulak Agung Kecamatan Padang Guci Hilir, Selasa (10/3) sekira pukul 19.00 WIB hebohkan warga desa. Pasalnya, pemuda yang diketahui bernama Meikel Yaba (20) ini ditemukan tewas mengenaskan. Ia tewas dengan posisi tergantung menggunakan kain panjang bercorak batik.

Tidak jauh dari lokasi gantung diri tersebut, ditemukan tiga unit handphone milik korban dan kursi plastik yang diduga dipergunakan korban untuk naik mengikat lehernye menggunakan kain tersebut. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sontak kaget dan heboh. Wargapun berlarian menghampiri korban yang ditemukan tewas tergantung dalam ruang dapur rumahnya.

Gugun (16) warga desa setempat yang pertama kali menemukan jasad korban kaget bukan kepalang dan berlarian memberitahu warga lainnya. Mendengar kabar tersebut, warga mendatangi rumah korban dan memberitahukan Polsek Kaur Utara guna dilakukan evakuasi. Jasad korban diturunkan dan dibawa keruanv tengah rumah. Orang tua korban tidak berada dirumah. Orang tua korban berada dikebun kawasan Batu Cagak Kecamatan Tetap.

Belum diketahui penyebab aksi nekat korban mengakhiri hidupnya dengan cara tragis ini. Warga langsung menjemput orang tua korban dipengebunan kopi. Sementara, anggota Polsek Kaur Utara yang tiba dilokasi mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi masih mengumpulkan data dan fakta yang ada guna memastikan motif yang melatar belakangi peristiwa tragis tersebut.

Pjs Kades Ulak Agung, Hengki Tomi, SE kepada media ini mengatakan, kabar duka ini sangat mengejutkan warga. Sebab, sebelumnya belum terdengar ada masalah yang dihadapi oleh korban. Baik dalam rumah tangga bersama orang tuanya maupun dengan warga desa.

“Motifnya belum diketahui secara jelas, polisi masih menyelidiki tewasnya salah seorang warga desa. Polisi masih melakukan penyelidikan,” ujar Hengki Tomi.

Sementara itu, Kapolsek Kaur Utara, Ipda Guslin Saswondo melalui Kanit Intelkam, Brigpol Hedi Juliadi, SH membenarkan adanya warga Desa Ulak Agung yang ditemukan tewas gantung diri. Belum didapat kronologis sebenarnya, motifnya juga masih diselidiki. Namun, dugaan sementara ini adalah bunuh diri.

“Kain panjang motif batik dan dinding dapur rumah korban menjadi saksi bisu aksi nekat ini,” ujar Hedi Juliadi.(erw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *