Luput Pengawasan Ortu, 3 Bocah Ingusan Tewas Mengapung Disungai

oleh -29 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Musibah nahas kembali terjadi di Kabupaten Kaur, Rabu (12/2/2020) sekira pukul 13.00 WIB. Tiga bocah ingusan ditemukan tewas mengapung disungai Muara Kasuk Baru Kecamatan Tetap.


Ketiga bocah berusia antara tiga hingga empat tahun ini diduga luput dari pengawasan orang tuanya. Sehingga, diduga kuat ketiganya terjebur kedalam sungai yang berada tidak jauh dari rumah mereka.

Dua diantara tiga korban tewas ini merupakan saudara kandung. Mawar (4) dan adiknya, Kamboja (3) serta tetangganya, Melati (3) ikut menjadi korban sungai Muara Kasuk Baru. Orang tua ketiga korban baru menyadari anak mereka tidak berada dirumah sekira pukul 12.30 WIB. Awalnya, ayah Mawar dan kamboja mendatangi rumah orang tua Melati guna menanyakan keberadaan keduanya. Namun, ayah Melati justru bingung karena anaknya juga tidak ada dirumah. Akhirnya, kedua orang tua ini pergi bersama-sama mencari keberadaan buah hatinya.

Setelah mencari disekitar rumah tetangga, namun tidak ditemukan, kedua orang tua ini mencoba mencari kearah belakang. Sebelum mencari kebelakang mengarah pada sungai, keduanya sempat bertanya denga tetangga yang memiliki warung. Dari keterangan pemilik warung , bahwa sekira pukul 11.00 WIB ketiga sempat membeli makanan. Namun, setelah itu pergi entah kemana.

Ditengah rasa cemas yang mendalam, kedua orang tua tiga bocah ingusan ini mencari disekitar sungai. Tidak berapa lama, keduanya melihat tiga bocah tersebut sudah mengapung dalam sungai. Melihat hal tersebut, sontak membuat keduanya kaget dan berteriak histeris. Teriakan keduanya membuat warga sekitar berlarian menghampiri. Wargapun kaget bukan kepalang melihat tiga sosok manusia ingusan yang sudah mengapung disungai.

Warga sekitar langsung masuk ke sungai mengevakuasi ketiganya ke daratan. Usai dievakuasi, ketiga bocah ini langsung dibawake rumah duka masing-masing. Kejadian nahas ini membuat gempar Kecamatan Tetap. Kabar musibah nahas ini langsung menyebar begitu cepat. Sehingga, didengar oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, S. Sos, M.AP dan Kapolres Kaur, AKBP Puji Prayitno, S. IK, MH yang baru saja selesai menggelar acara pisah sambut.

Mendengar kabar buruk tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Kaur dan pimpinan tertinggi di Polres Kaur langsung meluncur ke rumah duka untuk mengucapkan bela sungkawa. Bupati dan Kapolres memberi motivasi kepada kedua orang tua tiga bocah ini agar tetap sabar menerima musibah. Selain itu, Kapolres Kaur mengingatkan agar mayarakat lebih hati-hati saat berada disungai atau laut. Orang tua juga agar tidak lengah mengawasi anak, khususnya balita.

“Masyarakat harus lebih hati-hati, mengingat kondisi cuaca saat ini cukup ekstrim. Kejadian pilu ini menjadi pembelajaran paling berharga bagi semua orang tua,” pesan Kapolres.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *