Lawan Corona, Polsek-Koramil dan Puskesmas-Camat Bersatu

oleh -22 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Sabtu (28/3) pukul 07.00 WIB, pedagang dan pengunjung pasar Pagar Batu Desa Tanjung Aur II Kecamatan Tanjung Kemuning mendadak dikejutkan dengan munculnya aparat gabungan berbaju dinas. Puluhan aparat gabungan Polsek Tanjung Kemuning, Koramil 02 Kaur Utara, Puskesmas dan Camat masuk ketengah kerumunan warga yang menjalani aktivitas jual beli.

Aparat gabungan ini, datang dalam rangka sosialisasi melawan virus Corona yang mewabah diseantero dunia. Guna melindungi serta mengantisipasi penyebaran virus ganas ini, aparat memberikan arahan dan imbauan. Tim medis menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan dan bagaimana cara melindungi diri dan keluarga dari ancaman virus corona. Praktek cuci tangan dan pembuatan disinfektan diberikan oleh tim medis.

Kepala Puskesmas Tanjung Kemuning, Trisna Mawarti, SKM mengatakan, sosialisasi ini sebagai bentuk upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat agar selalu menjaga kesehatan lingkungan dan keluarga. Melaporkan jika ada warganya yang baru pulang dari rantau agar dapat dilakukan pengawasan dan pengecekan.

“Laporkan segera bila ada warga yang baru pulang dari luar daerah khususnya, kawasan zona merah virus corona,” ujar Trisna Mawarti.

Kemudian, Kapolsek Tanjung Kemuning, Iptu Pidraini Gumay menyampaikan imbauan agar masyarakat selalu menghindari kerumunan. Selain itu, Kapolsek menyampaikan maklumat Kapolri dan pemerintah dalam menyikapi situasi terkini terkait virus corona.

“Pemerintah melarang untuk menyelenggarakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona. Dengan giat ini diharapkan ada kesadaran masyarakat untuk selalu siaga melawan virus,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu, Camat Tanjung Kemuning, Roliansyah, S. Sos menegaskan, menghadapi situasi ini maka pemerintah mengambil kebijakan guna mengurangi kerumunan masyarakat. Bukan hanya melarang menggelar pesta resepsi pernikahan, ulang tahun, reuni maupun seminar. Namun, menutup sementara aktivitas jual beli di pasar. Oleh karenanya, pasar Pagar Batu ini mulai pekan depan tidak lagi beroperasi hingga batas waktu yang belum dipastikan. Tujuannya, agar tidak ada kerumunan masyarakat yang berinteraksi secara langsung. Semua ini demi keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat.

“Penutupan pasar ini sebagai langkah memutus rantai penyebaran virus corona. Pengelolah pasar dan pedagang diharapkan dapat mengikuti instruksi ini demi menjaga dan mencegah penyebaran virus corona,” beber camat.

Danramil Kaur Utara, Kapten Inf. Asimin menegaskan kepada seluruh masyarakat agar benar-benar mengikuti instruksi pemerintah agar tidak menjadi sarana penyebaran virus. Ini bukan hal yang dianggap sepeleh. Oleh karenanya, jangan pernah menganggap ini hanya sebatas virus biasa.

“Sudah saatnya, kita semua menyadari akan bahaya ancaman virus corona. Jangan tularkan virus kepada orang lain hanya karena menganggap enteng virus corona,” tegas Danramil.(erw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *