Lagi, Terduga Bandar Sabu Diamankan Polisi

oleh -3 views
Kapolsek Kaur Utara, Ipda Tomson Sembiring, SH

E-BENGKULU.COM, KAUR UTARA – Lagi, tim opsnal Sat Narkoba Polres Kaur berhasil meringkus terduga bandar narkoba jenis sabu di DesaTanjung Betung II Kecamatan Kaur Utara, Senin (4/2) pukul 16.00 WIB. Penangkapan berjalan lancar tanpa perlawanan, pelaku berinisial Ve (30) warga Jalan Kolonel Berlian Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) tak berdaya saat tim Opsnal Sat Narkoba menyergapnya disalah satu rumah warga setempat. Pelaku ditangkap saat menggelat pesta sabu. Penyergapan terhadap terduga bandar tersebut diback up tim Buruh Sergap (Buser) Satreskrim Polres Kaur dan Intelmob Satuan Brigade Mobil (Brimob). Penangkapan dipimpin langsung Kasat Narkoba Iptu H. Simanungkalit, SE.

Tim Opsnal bergerak cepat setelah mendapat informasi dari masyarakat sekitar. disebuah rumah dibilangan Desa Tanjung Betung II terjadi penyalahgunaan narkoba kelas I jenis sabu. Saat ditangkap, pelaku bersama Barang Bukti (BB) berada dalam rumah dan tidak dapat mengelak lagi. Dari penyergapan tersebut, tim berhasil mengamankan BB berupa 4 paket sabu-sabu dalam plastik bening, 1 bungkus plastik klip bening, 2 unit handphone merek nokia, 1 buah gunting, 1 gulung isolatif, 2 kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan 1 buku tabungan. Pelaku bersama BB langsung digelandang ke Mapolres Kaur guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tim Opsnal langsung melengkapi Mindik, pemeriksaan terhadap saksi, pengembangan terhadap asal BB, timbang BB, uji laboratoprium Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan berkoordinasi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaur. Penangkapan tehadap terduga bandar ini membuat warga Desa Tanjung Betung II heboh, pasalnya warga desa tidak menyangka ada aktivitas peredaran narkoba diwilayah mereka.

“Ya, kita kaget saat mengetahui ada penangkapan terhadap pelaku sabu-sabu diwilayah desa ini,” ujar Pjs Kepala Desa (Kades) Tanjung Betung II, Jemi Wahyudi, S. IP, Selasa (5/2).

Dikatakan Pjs Kades, setelah dicek, pelaku terduga bandar ternyata bukan warga Desa Tanjung Betung II. Melainkan, warga dari luar daerah. Sangat disayangkan, ada orang luar yang menggelar pesta narkoba. Hal ini dapat membuat nama baik desa tercoreng. Oleh karenanya, ke depan akan diperketat pengawasan terhadap orang luar yang datang bertamu.

“Ini pembelajaran bagi aparatur desa, untuk lebih waspada dan terus melakukan pengawasan terhadap orang datang. Dengan demikian, dapat mencegah masuknya peredaran narkoba, Minuman Keras (Miras) ataupun paham radikalisme,” tutupnya.(AMR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *