KPU Memanggil, Ini Dia Jadwal Perekrutan PPK Pilkada 2020

oleh -997 views

KAUR, E-BENGKULU.COM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaur terus melakukan persiapan pematangan proses pelaksanaan prekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada Bupati/Wakil Bupati dan Gubernur/Wakil Gubernur/Walikota/Wakil Walikota serentak 2020. Untuk jadwal perekrutan sudah ditetapkan. Bagi masyarakat yang ingin ikut seleksi sebagai penyelenggara Pilkada dapat segera mempersiapkan diri.

Jadwal tahapan perekrutan calon PPK pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
Jadwal tahapan perekrutan PPK pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua KPU Kaur, Mexxy Rismanto, SE melalui anggotanya Irpanadi, S. IKom mengatakan, bahwa jadwal yang sudah ditetapkan berdasarkan regulasi pengumuman persyarakatan dilakukan selama 3 hari yakni 15 – 17 Januari. Kemudian, pendaftaran dilakukan 7 hari tanggal 18 – 24 Februari. Lalu, pemeriksaan seleksi administrasi pada 25 – 27 Januari dan pengumuman seleksi administrasi 28 – 29 Januari. Untuk tes tertulis, dilaksanakan pada 30 Januari serta pemeriksaan hasil seleksi tertulis pada 31 Januari – 2 Februari. Lalu pengumunan hasil seleksi tertulis dilakukan pada 3-5 Februari.

Selain itu lanjut Irpanadi, ada waktu tanggapan masyarakat terhadap hasil seleksi tertulis pada 28 Januari – 5 Februari.  Serta pelaksanaan tes wawancara dilaksanakan pada 8 – 10 Februari. Serta pengumuman hasil wawancara pada 15 – 21 Februari dan ada juga masa tanggapan tahap II yakni 15 – 21 Februari. Kemudian masa klarifikasi terhadap tanggapan masyarakat dilaksanakan pada 22 – 25 Februari. Lalu pengumuman pasca klarifikasi tanggapan masyarakat tahap II pada 26 – 28 Februari. Dan tanggal 29 Februari PPK terpilih dilantik.

Menurut Irpanadi, bahwa dalam perekrutan kali ini putra dan putri Kabupaten Kaur yang mau mendaftar wajib ada rekomendasi kesehatan dan dokter di Puskesmas atau rumah sakit. Kemudian juga tidak boleh bagi yang sudah dua periode menjabat dengan jabatan yang sama. Serta juga tidak perna menjadi tim kampanye peserta pemilu atau pemilihan paling singat lima tahun yang dibuktikan dengan surat pernyataan. Serta tidak menjadi anggota parpol.

“Jadi baik itu untuk PPK dan PPS serta KPPS tidak boleh lebih dari dua periode menjabat dijabatan yang sama. Untuk itu kita akan seleksi betul perekrutan panitia adhoc Pilkada 2020 ini. Terutama kita ingin penyelenggara yang berintegritas dan memahami kepemiluan dan memahami IT agar hasil pilkada juga berkualitas,” terang mantan Jurnalis ini.

Lanjutnya, untuk PPK nantinya akan direkrut sebanyak 5 orang setiap kecamatan. Karena Kabupaten Kaur ada 15 kecamatan maka akan ada 75 orang. Nah, jika dalam proses perekrutan pendaftaran masih kurang dari 2 kali jumlah PPK maka akan diperpanjang proses pendaftaranya.  Setelah proses perekrutan PPK dilakukan, KPU akan melakukan perekrutan PPS. Sebanyak 585 orang yang akan dibagi setiap desa sebanyak 3 orang. Untuk PPS ada 192 desa dan 3 kelurahan nantinya.

“Untuk masa kerja PPK selama 9 bulan terhitung 1 Maret sampai 30 November. Honorariumnya juga mengalami kenaikan dibandingkan di Pemilu 2019 lalu. Dimana untuk PPK tertinggi Rp 2,2 juta per bulan  yang sebelumnya tertinggi Rp 1,8 juta. Sedangkan untuk PPS juga naik dari Rp 800 ribu per bulan menjadi Rp 1,2 juta per bulanya. Termasuk untuk KPPS pencoblosan 23 September mendatang itu juga naik dari Rp 550 ribu menjadi Rp 800 ribu. Sehingga kinerjanya memang menjadi perioritas untuk lebih baik,” demikian Irpan.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *