Kementerian PUPR Siagakan 4 Unit Mobil Penanggulangan Bencana Air Palawan

oleh -32 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Jumat (13/3) Sekda Kaur, H. Nandar Munadi, S. Sos, M.AP didampingi Plt Kadis PUPR Kabupaten Kaur, Hiftario Syahputra, ST sambut kedatangan empat unit mobil penanggulangan bencana dari Kementerian PUPR. Lima petugas Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (PPW) membawa sarana prasarana eksekusi korban bencana.

Tim PPW dan empat unit mobil ini disiagakan di kawasan bencana tanah retak di Desa Air Palawan Kecamatan Nasal. Satu unit mobil cabin toilet, satu unit mobil tangki air bersih, satu unit mobil penyedot tinja dan satu unit mobil membawa dua unit WC portable. Sarana dan tim ini akan membantu pengungsi hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Selain itu, Dinas PUPR menyiapkan 23 barak bagi pengungsi. Barak ini sebagai tempat tinggal sementara 23 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 81 jiwa dipengungsian. Barak ini akan dipasang selama proses relokasi berlangsung. Nanti jika relokasi selesai pekerjaannya maka barak akan dibuka dan dikembalikan ke PUPR.

sekda
Sekda Kaur, H. Nandar Munadi, S. Sos, M.AP

Bupati Kaur, Gusril Pausi, S. Sos, M.AP sudah menginstruksikan kepada OPD untuk bertindak cepat membantu korban bencana tanah retak. Termasuk Dinas PUPR Kaur yang selalu berkoordinasi dengan kementerian maupun balai dan Dimas PUPR provinsi. Hal ini guna mendapat bantuan sarana pendukung yang baik guna membantu para pengungsi yang ada di Air Palawan.

Bantuan ini melihat situasi yang berkembang. Jika sudah selesai relokasi bisa saja sarana ini kembali ke PUPR. Barak yang disiapkan juga memperhatikan kondisi dilapangan sehingga belum bisa diperkirakan berapa ukuran barak yang akan menjadi tempat tinggal sementara pengungsi.

PUPR dan tim PPW akan menyosialisasikan ke masyarakat pengungsi terkait penggunaan sarana yang ada. Tujuannya, agar dapat dipahami bersama demi menjaga sarana dari kerusakan akibat ketidakpahaman dalam penggunaannya.

“Bantuan sarana dan prasarana penanganan korban bencana tanah retak di Desa Air Palawan sudah tiba. PUPR akan segera menggeser sarana bantuan ini ke lokasi pengungsian warga agar dapat dimanfaatkan,” ujar Hiftario Syahputra, ST.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *