Kejati Bengkulu Periksa Petinggi & Mantan Pejabat Bank Bengkulu Terkait Dugaan Korupsi Dana Reward

oleh -0 views

E-BENGKULU.COM , KOTA BENGKULU – Tim Penyidik Tindak Pindana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu memeriksa sejumlah petinggi maupun mantan pejabat Bank Bengkulu terkait dugaan penyalahgunaan keuangan negara dalam pemberian reward terhadap para bendahara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Bengkulu.

Sejumlah petinggi maupun mantan pejabat Bank Bengkulu yang di periksa di ruangan berbeda tersebut diantaranya yakni Direktur utama Bank Bengkulu Agus Salim, Direktur Kepatuhan Neni, Mantan Direktur Pemasaran Alfian, Kepala Bagian Pemasaran Dahliana Santi, dan Kepala Bagian Teasury Bank Bengkulu Dianita Afrianti.

Kajati Bengkulu, Andi Muhammad Taufik mengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprinlid) untuk memeriksa sejumlah petinggi maupun mantan pejabat Bank Bengkulu. Pemeriksaan ini menurut Andi Muhammad Taufik untuk mengklarifikasi laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan keuangan negara dalam pemberian reward terhadap para bendahara seluruh OPD di Provinsi Bengkulu.

Dijelaskan Andi Muhammad Taufik Reward pada para bendahara OPD se Provinsi Bengkulu tersebut diberikan 1 % per bulan dari setiap pinjaman Asn di Bank Bengkulu sejak tahun 2005 sampai 2019 yang totalnya ditaksir mencapai 15 miliar rupiah.

“Untuk memperkuat klarifikasi tersebut saya telah menandatangi sprinlid penyelidikan dan meminta Penyidik untuk memeriksa seluruh Petinggi maupun pejabat yang mengetahui perkara tersebut,” kata Kajati Bengkulu, Andi Muhammad Taufik.

Sementara itu, usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 2 jam diruang Penyidik Tindak Pindana Khusus Kejati Bengkulu, Dirut Bank Bengkulu, Agus Salim enggan berkomentar saat wartawan menanyakan terkait pemeriksaan dirinya tersebut dan lebih memilih bergegas menuju mobilnya untuk meninggalkan kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

“Ke Humas (kejaksaan) saja yah,” singkat Agus Salim sembari berjalan menuju mobil.

Informasi diperoleh, tim penyidik Kejati Bengkulu ke depan masih akan melakukan pemanggilan berbagai pihak dalam penyelidikan ini untuk dimintai keterangan.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *