Kadinsos Kaur Kukuhkan Ratusan PSM

oleh -47 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Jumat (6/12/2019) bertempat diaula Pondok Pesantren (Ponpes) Salfiah, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kaur, Sidarmin Tetap, M.Pd bersama Kabid Kelembagaan dan Kesejahteraan sosial, Sopiarti, SP kukuhkan Pekerja Sos Masyarakat (PSM).
PSM adalah seseorang sebagai warga masyarakat yang mempunyai jiwa pengabdian sosial, kemauan dan kemampuan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Serta telah mengikuti bimbingan atau pelatihan dibidang kesejahteraan sosial.
PSM sebagai potensi dan sumber kesejahteraaan sosial perlu dioptimalkan perannya.

Lagu
LAGU KENANGSAAN: Peserta pengukuhan PSM menyanyikan lagu kebangsaan sebelum dilantik.

Khususnya, dalam rangka penanganan masalah sosial. Yang meliputi kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, keterpencilan dan bencana alam. Kemudian ketunaan sosial, penyimpangan perilaku akibat bencana sosial, tindak kekerasan, eksploitasi, diskriminasi serta penyalahgunaan narkotika. Dengan demikian, PSM sebagai potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) perlu ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya. Demi mengimbangi cepatnya pertumbuhan permasalahan sosial. Hal tersebut dijelaskan Kadinsos sebelum pengukuhan anggota PSM.

Ditambahkannya, PSM sebagai motor penggerak melakukan berbagai aktivitas penyelenggaraan kesejahteraan sosial tingkat akar rumput di wilayah pedesaan. Jumlah PSM minimal satu setiap desa guna mengimbangi jumlah pedesaan yang ada.

Peningkatan kompetensi PSM, dilakukan dengan menyinergikan dan mengintegrasikan gerak langkah PSM bersama PSKS lainnya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. PSM dapat lebih diberdayakan dengan penguatan kompetensi keilmuan dan keterampilan. Selain itu, dapat berkolaborasi, berkoordinasi dan memperkuat jaringan kerja dengan gugus tugas lainnya di tingkat desa. Antara lain Karang Taruna (KT), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat dan Lembaga Peduli Keluarga atau FCU (Family Care Unit) Tujuan lainnya demi meningkatkan peran kelembagaan PSM. Khususnya sebagai media koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi dan pengalaman. Juga pengembangan kemampuan administrasi maupun teknis penyelenggaraan kesejahteraan sosial. (kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *