Jalan Penghubung Air Belimbing-Ulak Agung Butuh Perhatian

oleh -10 views

E-BENGKULU.COM, PADANG GUCI HILIR – Kondisi jalan penghubung antara Kecamatan Padang Guci Hilir-Tanjung Kemuning rusak berat. Tepatnya, di tebing Air Belimbing. Aspal terkelupas menyisahkan tanah napal yang licin.

Bukan hanya kendaraan roda empat yang tidak mampu melintasi jalan tersebut, kendaraan roda dua pun kesulitan. Tanjakan terjal dengan ketinggian mencapai 300 meter tersebut sudah sangat memprihatinkan. Padahal, jalan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menghubungkan dua kecamatan tersebut.

“Kondisi jalan penghubung tinggal menyisahkan 3 KM lagi yang rusak berat. Terparah, di tebing Air Belimbing,” ujar Hadi Rumadi (41) warga Desa Ulak Agung Kecamatan Padang Guci Hilir, Minggu (6/1).

Menurutnya, sejak dibangun tahun 1996 lalu, belum tersentuh perbaikan sama sekali. Sehingga, kondisinya sangat memprihatinkan. Akses jalan ini jika dalam kondisi baik sangat membantu masyarakat. Sebab, jarak tempuh warga sangat dekat.

Dari Kecamatan Padang Guci Hilir menuju jalan lintas hanya berjarak 7 KM. Sedangkan, jika harus memutar melalui Kecamatan Kelam Tengah dan Kaur Utara masyarakaty harus menempuh jarak hingga 30 KM. Oleh sebab itu, diharapkan tahun ini dapat dibangun agar dapat membantu masyarakat.

“Kondisi terparah ada di titik Tebing Air Belimbing. Jalan terjal dan tinggal tanah napal membuat kendaraan sulit melintasinya. Apalagi saat hujan, tanah napal semakin licin,” keluhnya.(amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *