Ini Dia, Prediksi Partai Peroleh Kursi DPRD Kaur Dari Dapil 3

oleh -6 views

E-BENGKULU.COM, TANJUNG KEMUNING – Perebutan jatah kursi di DPRD Kaur dalam pemilu serentak 17 April mendatang kian panas. Masa kampanye telah berakhir, Minggu (14/4) pukul 00.00 WIB. Dimasa tenang, masyarakat mulai mempetakan partai yang bakal mendapat jatah kursin di DPRD Kaur. Seperti halnya di Daerah Pemilihan (Dapil) Kaur 3, partai yang diprediksi bakal memperoleh kursi masih didominasi partai lama yang sudah memiliki wakil di DPRD Kaur periode 2014-2019 lalu.

Sembilan partai yang diprediksi bakal menempatkan calonnya sebagai anggota dewan terpilih yaitu Partai Golkar, Demkorat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Kemudian, disusul urutan ke-10, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diposisi ke-11 Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) diposisi ke-12 partai Garuda, posisi ke-13 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dilanjutkan urutan ke-14 partai Berkarya dan dijuru kunci ada Partai PKPI dan partai PSI yang tidak memiliki calon legislatif di DPRD Kaur Dapil 3.

Prediksi tersebut bisa saja berubah mengikuti regilasi peta politik saat ini. Namun, pergerakan perubahan suara yang cukup rawan terjadi pergesesaran dimulai dari urutan kursi ke-7. Partai Gerindra, partai Nasdem, Partai Perindo, Partai PDIP, Partai Garuda dan partai Hanura memiliki peluang hampir 50 persen sama. Kekuatan dukungan pemilih mayoritas tidak jauh berbeda sehingga masih membuka peluang untuk saling geser jatah kursi mereka. Untuk posisi partai teraman perolehan suara di Dapil 3 adalah partai Golkar. Partai tua ini memiliki banyak pengalaman dan basis pendukung yang sangat besar. Bahkan, Golkar bisa menebar ancaman bagi partai lain untuk turun ke peringat bawah. Dari pergerakannya, partai Golkar mengincar dua kursi dari Dapil 3.

Tidak ada ruang lagi bagi partai maupun calon legislatif untuk melakukan lobi atau kampanye ke pemilih. Mengingat, saat ini sudah dimasa tenang. Merujuk pada Undang-Undang (UU) nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum, pasal 492 ‘Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu diluar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota untuk setiap peserta pemilu sebagaimana dimaksud dalam pasal 276 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000 (dua belas juta)’.

“Dengan berakhirnya masa kampanye, dapat terprediksi partai yang bakal duduk di DPRD Kaur khususnya Dapil Kaur 3. Pemilu tahun ini, masih didominasi partai lama yang sudah memiliki kursi di DPRD periode 2014-2019,” ujar Komarudin (51) warga Desa Tanjung Kemuning I, Minggu (14/4).(WND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *