Harga Getah Karet Stagnan, Petani Menjerit

oleh -6 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Petani karet di Kabupaten Kaur keluhkan harga jual. Pasalnya, getah karet bersih setahun terakhir tidak pernah naik dari Rp 6.000/Kg. Sedangkan, getah karet kotor hanya Rp 5.000/Kg.

Harga jual getah karet stagnan ini membuat petani mengalami krisis ekonomi akibat biaya operasional tidak berbanding lurus dengan hasil panen. Kondisi ini dirasakan petani karet di Kecamatan Nasal.

Salah seorang petani karet, Solimah (46) mengatakan, sudah setahun terakhir harga karet stagnan atau jalan ditempat. Tidak ada kenaikkan sama sekali. Padahal, petani karet sangat bergantung hasil sadap untuk memenuhi kebutunan hidup. Dimusim kemarau, produksi getah karet mengalami penurunan drastis.

“Meskipun harga murah dan hasil getah berkurang petani karet tetap memaksimalkan kebun untuk bertahan hidup ditengah krisis ekonomi saat ini,” keluhnya.

Harga getah karet diharapkan mampu mencapai Rp 8.500 hingga Rp 10.000/Kg. Dengan harga ini, tentu petani akan semakin terbantu dan memberi semangat dalam mengelolah kebun. Hasil panen, tidak memadai sehingga untuk membiayai kebutuhan sekolah anak-anak harus mencari pekerjaan sampingan.

“Jika harga karet bisa menembus angka Rp 10.000/Kg maka kesejahteraan petani komoditi karet dapat ditingkatkan. Selain itu, adanya curah hujan akan menambah kuantitas hasil panen getah,” harap Solimah.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *