Forum Kemitraan, Sekda Ajak Tingkatkan Yankes

oleh -9 views

BINTUHUHAN, E-BENGKULU.COM – Jumat 18 Oktober 2019, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kaur, H Nandar Munadi, S. Sos, M. Si, menerima kunjungan kerja Kepala BPJS Kesehatan Cabang Provinsi Bengkulu dr. Adian Fitria, AAAK. Rombongan ini disambut di ruang kerja Sekda dalam rangka kegiatan Forum Kemitraan Dengan Pemangku Pemerintahan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kaur, Kepala Dinas Sosial, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kaur dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah, Bapak H Nandar Mumadi, S. Sos, M. Si menyampaikan, masalah iuran JKN akan disesuaikan, namun belum final dan akan di bahas lebih lanjut setelah pelantikan Presiden. Kondisi pelayanan kesehatan di Kaur akan menjadi PR bagi daearah dan akan terus berusaha melakukan yang terbaik dalam hal pelayanan kesehatan,  serta Masih banyaknya masyarakat kurang mampu yang belum mendapat JKN. Petugas Puskesmas harus komunikasi dengan rumah sakit maupun pihak BPJS dalam penanganan terhadap warga yang sakit, agar tidak ada kejadian kebingungan pasien ataupun keluarga pasien dalam proses mendapatakan pelayanan kesehatan. Tingkatkan pelayanaan kesehatan (Yankes) di Puskesmas sehingga meyakinkan masyarakat untuk berobat di Kaur tanpa harus meminta rujukan untuk berobat ke luar kabupaten maupun ke luar Provinsi Bengkulu.

“Pertemuan ini bagian upaya pemerintah untuk meningkatkan layanan kesehatan terhadap masyarakat. Selain itu, menciptakan kualitas layanan yang lebih prima agar masyarakat yakin akan pelayanan dan penanganan pasien,” ujar Sekda.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Provinsi Bengkulu dr.Adian Fitria, AAAK, menjelaskan, Kegiatan forum Kemitraan Dengan Pemangku Pemerintahan ini merupakan agenda rutin,  dengan tujuan memantau progres, memantau data Peserta JKN, sistem Pelayanan dan kendala-kendala yang ada. Saat ini, capaian peserta (kurang mampu) JKN di Kabupaten Kaur mencapai 79,9 persen.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di kKabupaten Kaur yang lebih baik dan dipercaya masyarakat,” paparnya.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *