Ditinggal Silaturrahmi, Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar

oleh -653 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Musibah kebakaran kembali terjadi di Desa Sinar Pagi Kecamatan, Kaur Selatan, Senin (25/5) pukul 14.00 WIB. Rumah semi permanen milik Sutarno (28) ludes dilalap si jago merah. Tak ada satupun barang dalam rumah yang berhasil diselamatkan. Akibat kebakaran ini, korban mengalami kerugian dengan taksiran Rp 15 juta lebih. Disaat umat muslim merayakan hari kemenangan di bulan Syawal, menjadi kesedihan bagi keluarga korban kebakaran. Barang yang tersisa hanyalah baju yang melekat dibadan.

Barang berharga, satu unit sepeda motor, surat tanah, ijazah, kartu keluarga, buku nikah, akte kelahiran, uang tunai Rp 2,3 juta, peralatan masak dan barang lainnya menjadi abu. Musibah kebakaran ini terjadi disaat penghuni rumah sedang bersilaturrahmi ke rumah kerabat di Desa Bakal Makmur Kecamatan Maje. Hingga saat ini, belum diketahui sumber api yang menyebabkan kebakaran hebat tersebut.

Korban bukan hanya kehilangan barang berharga, namun juga kehilangan tempat tinggal. Sutarno dan istrinya, Lidiawati serta anaknya, Tirta Pranata harus menumpang dengan tetangganya untuk berteduh sementara waktu. Korban kebakaran membutuhkam uluran tangan dermawam untuk membangun kembali tempat tinggal. Selain itu, kebutuhan paling mendesak adalah pakaian dan bahan pangan hidup sehari-hari. Kebakaran menghanguskam seluruh benda yang ada didalam rumah.

Idul Fitri 1441 hijriyah menjadi sejarah hidup bagi keluarga ini. Mereka harus kehilangan benda dan tempat tinggal. Kejadian miris ini meninggalkan trauma dan kesedihan korban. Tidak pernah terbayang sedikitpun, silaturrahminya ke rumah kerabat berakhir dengan tragis. Kehilangan tempat tinggal serta barang berharga lainnya.

Korban berencana akan mengusulkan tumpangan menetap di perumahan kosong di komplek perkantoran Pondok Pusaka Bintuhan selama belum mampu membangun rumah kembali. Selain itu, korban berharap ada keajaiban yang diberikan kepada keluarganya. Khususnya, mendapat bantuan pakaian dan pangan. Untuk membangun kembali tempat tinggal dibutuhkan biaya dan waktu yang panjang.

Kejadian ini dibenarkan, Kapolsek Kaur Selatan, Iptu Surya R Purnama, SH. Polsek mendapat informasi dari masyarakat ada musibah kebakaran di Desa Sinar Pagi. Anggota piket Yanmas langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara guna mengamankan situasi dan membantu korban membersihkan puing sisa kebakaran.

“Sumber api belum dapat dipastikan asalnya. Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data dan keterangan saksi mata. Saat ini, fokus kepolisian membantu rehabilitasi trauma korban atas musibah yang terjadi serta mencari bantuan guna mengumpulkan pakaian dan bahan pangan hidup sehari-hari,” ungkap Kapolsek.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *