Disomasi Ahli Waris, Pemkab Kaur Siap Ukur Ulang Laguna

oleh -79 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Rabu (15/1/2020) diruang kerja Wakil Bupati (Wabup) Hj. Yulis Suti Sutri, SKM pukul 09.30 WIB digelar rapat terkait polemik objek wisata Pantai Laguna. Adanya surat somasi yang dilayangkan oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris lokasi tersebut, Pemda Kaur kumpulkan FKPD dan instansi terkait guna menemukan titik terang menyelesaikan polemik objek wisata ini.

Rapat dipimpin langsung Wabup Kaur, Hj. Yulis Suti Sutri, SKM dan dihadiri oleh asisten I Setda Kaur, Zailan, S. Pd, Kabag hukum Setda Kaur, Drs. Nasrullah, Kasat intelkam Iptu Tomson Sembiring, SH mewakili Kapolres, Desi Gultom, SH mewakili Kajari Kaur, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata, Jon Harimol, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kaur, Kasatpol PP dan Damkar, Surianto Ajam, Ketua BPD Desa Merpas, Camat Nasal, Siratjuddin Aksa, M. TPd dan Pjs Kades Merpas.

Kadis Pariwisata, Jon Harimol menyampaikan, tujuan dilaksanakan rapat ini agar peserta rapat yg hadir dapat memberikan informasi ataupun pendapat terkait permasalahan Pantai Laguna. Sehingga, diperoleh penyelesaian yang tepat dan damai.

Sementara itu, Ketua BPD Merpas, Matahirin, menyampaikan bahwa sejak menjadi BPD di Desa Merpas selama 2 periode, berdasarkan informasi yang didapatnya mengenai Pantai Laguna yaitu pada tahun 2000 Pantai Laguna dikontrakan dari Desa Kepada pihak ke III (tiga). Program Pemda Kaur membuka Gerai Wisata pada tahun 2012, sehingga Pemerintah mencari pemilik waris, dan muncullah 7(tujuh) orang yang mengaku Ahli Waris danĀ  dihibahkanlah tanah Pantai Laguna tersebut. Hibah tersebut tidak dijelaskan ukuran tanah dan perbatasan, serta asal usul tanah.

PJS Kades Merpas, Amir menerangkan, adanya warga yang mengaku bahwa Tanah Pantai Laguna merupkan milik mereka namun dihibahkan ke Desa Merpas. Tidak ada bukti otentik baik dari yang mengaku ahli waris maupun pihak Desa Merpas.

Camat Nasal, Siratjuddin, M.TPd mengungkapkan, agar tanah Laguna kembali seutuhnya. Warga yang sudah menjual tanah disekitar dapat ditelusuri untuk dikembalikan keukuran/sket Tanah awal Pantai Laguna.

Masukan dari perwakilan BPN, berdasarkan informasi pihak Staf BPN Kaur, tahun 2013 pihak perwakilan BPN dilibatkan dalam pengukuran. Skets yang ada saat ini bukan produk dari BPN.

Kasat SatpolPP, Drs. Surianto Ajam, memberikan pandangan, agar pewaris dapat dihargai tidak dikesampingkan apabila Pemda Kabupaten Kaur akan mengelola Pantai Laguna tersebut.

Sementara, Kasat Intelkam Iptu Tomson Sembiring, SH menyampaikan, surat menyurat tersebut tidak adanya bukti yang menerangkan bahwa tanah milih Desa atau yang mengaku ahli waris. Saat ini, ada 7 orang yang mengaku/mengklaim kepemilikan tanah Pantai Laguna dengan Luas sekitar 3,5 Hektar, dari 7,5 hektar. Menyarankan kepada Pemkab Kaur untuk dapat mengambil langkah dalam permasalahan Lahan Pantai Laguna dengan melakukan Penyelesaian secara hukum, apabila yang mengklaim kepemilikan ahli waris tidak bisa diajak mediasi, akan tetapi dapat juga penyelesaian secara persuasif.

Kejaksaan, Desi Gultom, menyampaikan pandangannya, tidak adanya Alas Hak/Bukti Kepemilikan diantaranya; (Surat Jual beli, Sertifikat Tanah, Hibah dan SKT juga tidak ada) dari yang mengklaim sebagai Ahli Waris. Berdasarkan keterangan dari perwakilan BPN Kaur bahwasanya Sket Peta lokasi lahan Pantai Laguna juga bukan produk BPN. Penyelesaian bisa dilaksanakan secara legitasi (ranah pengadilan) dan Non Legitasi (mediasi).

Kabag Hukum menyampaikan, menyarankan kepada Pjs. Kades maupun Ketua BPD yang hadir agar memberikan pengertian dan pemahaman kepada Masyarakat Desa. Merpas ataupun pihak yang mengklaim sebagai ahli waris bahwa Pantai Laguna Merpas sudah menjadi Destinasi Wisata Kab. Kaur dan apabila sepenuhnya sdh menjadi milik Pemda Kaur, maka Pantai Laguna akan dibangun dan dikelola lebih bagus lagi.

Rapat menyimpulkan beberapa point penting dalam menyelesaikan masalah tersebut yakni, Pemkab Kaur akan menanggapi Somasi yg dilayangkan oleh yg mengaku Ahli Waris baik secara Mediasi maupun Hukum. Pemkab. Kaur akan berupaya Pantai Laguna merupakan milik Pemda Kaur dan Pemda akan melakukan pengukuran ulang Lokasi Pantai Laguna.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *