Desakan Pilkades Sebelum Pilkada, Kepentingan Siapa?

oleh -26 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Forum Sarjana dan Mahasiswa (Fosma) Kaur kembali geruduk DPRD Kaur, Selasa (17/12/2019). Fosma datang untuk mempertanyakan ketegasan pelaksanaan Pulkades sebelum Pilkada bulan September mendatang.

Kehadiran Fosma diterima langsung ketua DPRD Kaur Diana Tulaini, wakil ketua, lintas komisi Sekwan, Kabag Pemerintahan dan Hukum, Kepala Dinas DPMD Kaur, BKAD dan Kesbangpol.

Dengar
DENGAR: Fosma dan DPRD serta instansi terkait dengar pendapat terkait pelaksanaan Pilkades.

Kehadiran mahasiswa dan para sarjana ini tentunya disambut baik. Sekaligus mendengarkan jawaban dari instansi terkait soal pelaksanaan Pilkades. Silakan didengar dan dipahami bersama, sehingga tidak menimbulkan polemik maupun statemen yang membuat gaduh situasi.

Sementara itu, kepala dinas DPMD Kaur, Asmawi, S. Ag, MM menjelaskan, tahapan Pilkades yang dilalui sebanyak 27 kali. Mulai persiapan hingga pelantikan. DMPD sudah menyiapkan anggaran Rp 758 juta untuk pelaksanaan Pilkades. Namun, tentu masih membutuhkan proses pencairan dan realisasi.

“Sebagai bentuk keseriusan pelaksanaan Pilkades, sudah di siapkan anggaran tahun 2020. Tinggal menunggu tahapan yang akan dilaksanakan,” ujar Asmawi.

Sementara itu, ketua Fosma Kaur, Arafik M Top, kehadiran Fosma untuk mempertanyakan kembali terkait jadwal tahapan Pilkades. Fosma mendesak pemerintah segera menyelenggarakan Pilkades sebelum Pilkada. Sebab, hingga saat ini belum ada kepastian dari pemerintah. Fosma bicara atas dasar kepentingan masyarakat, jika tidak segera dilaksanakan maka kembali Fosma datang ke DPRD dan pemerintah daerah.

“Kita akan kawal terus hingga dilaksanakan Pilkades sebelum Pilkada. Jika batas waktu yang disepakati tidak juga dilaksanakan maka akan kembali digelar aksi,” pungkasnya.

Derasnya desakan Pilkades segera dilaksanakan menimbulkan tanda tanya bagi sebagian masyarakat. Pada Dasarnya, kepentingan siapa Pilkades sebelum Pilkada. Sebab, di 100 lebih desa yang saat ini dipimpin Pjs Kades belum ada warga desa yang bersuara lantang meminta pemerintah menggelar Pilkades sebelum Pilkada.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *