Curi 90 Butir Kelapa, Empat Remaja Diamankan Polisi

oleh -35 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Empat remaja, DS (17) warga Desa Padang Petron, AP (13) warga Kepala Pasar, AS (17) warga Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan dan SE (16) warga Desa Kepahyang Kecamatan Tetap harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, keempat remaja ini kedapatan mencuri 90 butir kelapa di Desa Pengubaian Kecamatan Kaur Selatan, Rabu (18/3) pukul 16.00 WIB. Keempatnya dilaporkan oleh Barlian (51) warga Kelurahan Bandar Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan.

Kepada polisi, Barlian mengatakan, pencurian tersebut diketahuinya saat mengecek kebun kelapa di Desa Pengubaian yang dirawatnya. Kebun tersebut adalah milik keluarganya, H. Agusri (74) warga Bandar Lampung. Saat tiba dikebun kelapa tersebut, pelapor melihat ada empat orang remaja yang sedang mengumpulkan buah kelapa yang sudah dikupas kulitnya.

Saat ditegur, keempat remaja ini langsung kabur meninggalkan kelapa hasil curiannya. Selain kelapa, pelapor menemukan satu unit motor jenis yamaha vega Nomor Polisi (Nopol) BD 4517 WE, sandal milik pelaku dan satu buah linggis yang dipergunakan untuk alat mengupas kelapa. Atas kejadian tersebut, korban melaporkam ke Polsek Kaur Selatan guna ditindak lanjuti. Barang Bukti (BB) yang didapat di kebun kelapa langsung diamankan di Mapolsek.

Sekira pukul 22.10 WIB, polisi berhasil mrngendus keberadaan empat remaja ini. Kemudian, polisi bergerak cepat menjemput keempat remaja tersebut untuk diamankan ke Mapolsek. Empat remaja ini menjalani pemeriksaan penyidik guna melengkapi berkas. Selain itu, penyidik jug memeriksa pelapor dan saksi untuk menyiapkan berkas perkara.

Empat remaja dan BB masih diamankan di Polsek, namun remaja ini masih berstatus pelajar maka polisi juga berupaya memberi pembinaan lebih lanjut. Korban juga hanya mengalami kerugian Rp 350.000 atas perbuatan pelaku.

“Empat remaja ini masih diamankan di Mapolsek guna penyidikan dan pembinaan lebih lanjut. Satu diantara pelaku masih berusia 13 tahun, masih sangat membutuhkan pembinaan dan perhatian orang tua. Namun, perbuatannya tidak dapat dibenarkan oleh hukum,” Kapolsek Kaur Selatan, Iptu Surya R Purnama, SH, MH.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *