Carry Pick Up Vs Beat, Satu Pelajar Tewas, Satu Patah Paha Kanan

oleh -3.441 views

Carry Pick Up Vs Beat, Satu Pelajar Tewas, Satu Patah Paha

KAUR, E-BENGKULU.COM – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan lintas sumatera, Sabtu (29/2/2020) pukul 21.00 WIB. Kecelakaan dialami antara mobil mitsubishi pick up T120S Nomor Polisi (Nopol) BD 9381 D dikemudikan oleh Yuswandi (40) warga Desa Pasar Baru Kecamatan Nasal, bertabrakan dengan sepeda motor honda beat pop Nopol BD 2096 CK dikemudikan oleh Sundi (15) dan rekannya, Alpinta (15) warga Desa Merpas Kecamatan Nasal.

Akibat benturan kuda besi tersebut, kedua pelajar ini terkapar diajalanan. Warga yang mengetahui kejadian langsung melarikan korban ke Puskesmas Nasal. Namun, korban Sundi dinyatakan sudah meninggal dunia oleh dokter yang menanganinya. Sementara, rekannya, Alpinta masih dirawat karena mengalami luka dibagian lutuk kaki kiri dan patah paha kanan.

Pengemudi mobil pick up langsung menyerahkan diri ke Polsek Nasal guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Selain itu, sopir juga akan mempertanggungjawabkan atas kecelakaan maut tersebut.

Kecalakaan maut ini terjadi saat mobil pick up melaju dari arah Desa Pasar Baru menuju Desa Suku Tiga. Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Desa Ulak Pandan, dari arah berlawanan datang satu unit sepeda motor korban yang berboncengan. Sopir sudah melihat cahaya lampu sepeda motor korban. Tidak berselang lama, terjadi tabrakan keras antara kendaraan lain jenis ini. Akibatnya, kedua korban terkapar dijalan raya dengan luka cukup serius dibagian kepala.

Meskipun, tim medis sudah berupaya maksimal memberi pertolongan terhadap korban namun nyawanya tidak tertolong. Kehendak yang maha esa berkata lain. Nyawa Sundi tidak dapat diselamatkan, kejadian ini bak petir disiang hari bagi keluarga korban.

Hingga saat ini, rekan korban masih menjalani perawatan intensif medis mengingat luka yang dialami juga cukup parah. Kasus kecelakaan maut ini ditangani langsung oleh Satlantas Polres Kaur.

Tewasnya pelajar ini akibat kecelakaan lalintas menjadi pembelajaran bagi kita semua. Agar lebih hati-hati saat mengemudikan kendaraan dijalan raya. Sehingga, mengurangi resiko jatuhnya korban nyawa sia-sia dijalanan.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *