Bupati Kaur : PDP Meninggal Bukan Covid-19

oleh -1.091 views

KAUR, E – BENGKULU.COM – Bupati Kaur, Gusril Pausi, S. Sos, M.AP tegaskan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang dirawat di rumah sakit rujukan di Kabupaten Bengkulu Selatan berinisial TH (50) negatif virus corona. Melainkan, penyakit menahun yang dialami almarhum. Hal ini diungkapkan langsung oleh Gubernur Bengkulu dalam Vidcon bersama jajaran pemerintah daerah, Rabu (8/4).

Statusnya PDP, masyarakat harus memahami makna dari ODP dan PDP. Dari hasil pemeriksaan awal tim medis, almarhum hanya dicurigai terinfeksi virus corona. Penanganan isolasi merupakan langkah antisipasi dan sesuai dengan protokol kesehatan.

Namun, masyarakat jangan menganggap remeh virus corona, dibeberapa negara banyak masyarakatnya meninggal dunia akibat virus corona. Untuk itu, tetap ikuti protokol kesehatan agar Kabupaten Kaur tetap berada di zona hijau. Terbebas dari virus corona sebagaimana negara lain.

Pemerintah terus berupaya keras menjaga dan melindungi masyarakat dari penyebaran virus corona. Tom medis dan satuan tugas gugus utama berjibaku dengan virus setiap hari. Mereka juga memiliki rasa takut, cemas dan khawatir akan penularan virus. Oleh karenanya, jangan lagi bebani tim ini dengan berbagai statemen yang dapat menimbulkan rasa cemas masyarakat terhadap virus.

“Perlu diingat, bahwa almarhum berada dalam status PDP bukan berarti positif corona. Hingga saat ini, hasil pemeriksaan tim medis menyatakan, negatif corona,” tegas bupati.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *