Bupati: Kades Mesti Hati-Hati Gunakan DD

oleh -27 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Kamis (20/2/2020) pukul 08.00 WIB di gedung BDC Pondok Pusaka, Bupati Kaur, Gusril Pausi, S. Sos, M.AP buka kegiatan sosialisasi peraturan tentang desa. Dalam arahannya, bupati mengingatkan Kepala Desa (Kades) agar hati-hati dalam pemanfaatan anggaran desa tersebut. Jangan sampai menyeret Kades ke ranah hukum akibat penyalahgunaan anggaran untuk kepentingan pribadi. Pjs Kades juga diingatkan agar tidak melakukan pergantian perangkat yang dapat menyulut kondisi tidak kondusif di desa.

“Dengan adanya DD, jangan sampai menyeret Kades berurusan dengan hukum. Taati pengenaan pajak PPh dan PPN yang telah ditetapkan,” pesan bupati.

Pencairan DD tidak lepas dari pengawasan pemerintah daerah. DD masuk ke rekening desa bukan di rekening pribadi Kades. Oleh karenanya, harus lebih hati-hati agar tidak terseret hukum karena kelalaian dalam pemanfaatan DD, lanjut bupati. Tahun sebelumnya, ada beberapa Kades yang terjerat hukum dan mendekam dalam sel tahanan negara. Ini harus menjadi pembelajaran bersama supaya tidak ada lagi Kades yang ikut menyusul.

“Solidaritas Kades bukan berarti harus menyusul ke penjara karena melakukan penyalahgunaan anggaran DD. Oleh karenanya, harus waspada dan ikuti aturan mainnya,” tutup bupati.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini, Kapolres Kaur, kepala Dinas PMD, Dandim 0408 Bengkulu Selatan (BS)-Kaur, Kajari Kaur, para asisten, camat dan Kades se-Kabupaten Kaur. Acara diakhiri dengan pembancaan doa bersama.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *