Bantah Isu Selingkuh, Pjs Kades Angkat Bicara

oleh -41 views

TANJUNG KEMUNING, E-BENGKULU.COM – Pasca merebaknya kabar perselingkuhan antara Pjs Kepala Desa (Kades) Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning dengan salah seorang perangkatnya, memaksa He (39) memberi klarifikasi. Kejadian Sabtu (14/9) sekira pukul 11.00 WIB tidak seperti yang dibayangkan banyak orang. Isu tersebut merupakan fitnah yang begitu menusuk hati dan harus diluruskan dengan baik.

Pada saat ibu mertuanya masuk ke rumah, antara He dan Ed yang diduga pasangan selingkuh ini berada diruang tamu (ruang kerja, red). Keduanya duduk berdekatan sembari merekap data peserta Pendataan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dan tidak melakukan hal apapun kecuali merekap data tersebut. Sehingga, munculnya kabar bahwa dipergoki dalam kamar itu sama sekali tidak benar. Tidak ada hubungan apapun diantara keduanya. Hanya sebatas profesional kerja antara Pjs Kades dengan perangkat yang sama-sama bertanggungjawab dalam pemerintahan desa.

“Isu itu adalah fitnah, tidak benar jika kami berdua berada dalam kamar. Ini adalah ujian berat yang harus dihadapi, namun perlu diluruskan agar tidak terus dipelintir untuk menjatuhkan harkat dan martabat pribadi,” tegas Pjs Kades Herlinawati, S. IP, kemarin (16/9).

Kejadian ini sangat berat dan sulit diterima, isu yang beredar menyebabkan beban mental dan spritual yang mendalam, keluhnya. Tidak semua bisa menerima dengan akal sehatnya, suka atau tidak suka kejadian ini sudah terjadi. Sehingga, harus dihadapi dan diselesaikan. Ancaman keretakan rumah tangga tidak dapat terelakkan akibat fitnah.

Tidak tahu apa yang sebenarnya melatar belakangi kejadian ini, namun yang jelas kabar yang menyebar tentang hubungan terlarang antara Pjs Kades dengan perangkat sudah menyebabkan harga diri dan nama baik tercoreng.

“Nama baik harus dikembalikan, begitu pula harga diri tidak dapat dinilai dengan ukuran rupiah. Maka dari itu, semua pihak yang terlibat harus bisa menunjukan etikad baik guna meluruskan masalah yang terjadi,” ungkapnya.

Terpisah, suami Pjs Kades Padang Leban, Engsi menjelas, pada saat kejadian tersebut, saya tidak berada di tempat. Sehingga, tidak mengetahui kronologis kejadian yang sebenarnya. Ini adalah murni persoalan intern keluarga. Dengan demikian, tidak perlu di kaitkan dengan persoalan lain.

“Saya berharap semua pihak lebih dewasa dalam menyikapi persoalan. Apalagi ini me nyangkut privaci keluarga. Biarkan, keluarga kami menyelesaikan apa yang terjadi. Cukup batas disini, tidak perlu ada lagi statemen yang membuat persoalan meruncing,” tegasnya.(amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *