Bak Film Coboy, Pelaku Penganiayaan Pacar Diringkus Polisi

oleh -311 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Aksi penangkapan terhadap pelaku penganiayaan pacar, berinisial Ri (20) warga Desa Pahlawan Ratu Kecamatan Kaur Selatan berlangsung dramatis. Bak film coboy ditelevisi, pelaku Ri berhasil diringkus polisi setelah sempat terjadi kejar-kejaran. Pelaku akhirnya berhasil diamankan di kawasan lapangan Merdeka Bintuhan oleh polisi setelah berupaya kabur.

Ri ditangkap berdasarkan laporan korban penganiayaan Ta (19) warga desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan yang tak lain adalah pacarnya sendiri. Mirisnya, penganiayaan terhadap korban ternyata yang kedua kalinya dilakukan oleh pelaku Ri. Penganiayaan pertama dilakukan di wilayah hukum Yogyakarta Jawa Tengah pada saat keduanya menempuh pendidikan sekolah.

Penganiayaan kedua dilakukan Ri terhadap pacarnya ini pada Rabu (22/4) pukul 14.00 WIB di Desa Pahlawan Ratu. Korban sempat disekap dalam kamar pelaku. Kamar sepi ini menjadi saksi bisu kebrutalan pelaku terhadap sang pacar. Pelaku dipukul, ditendang bahkan semparlt disulut menggunakan api rokok pada muka dan telapak tangannya. Korban juga mengalami luka lebam disekujur tubuhnya, pada bagian mata terlihat jelas bekas penganiayaan.

Pelaku menarik rambut korban, siksaan terjadi beberapa jam. Beruntung, aksi coboy main tangan sang pacar ini diketahui teman pelaku. Saksi langsung melerai dan menyelamatkan korban. Tidak terima atas perlakuan pacarnya, korban langsung melapor ke Polres Kaur untuk ditindak lanjuti secara hukum. Polisi yang mendapat laporan korban bergerak mengejar pelaku penganiayaan.

Tim yang menyisir dikawasan tempat kejadian perkara melihat pelaku dan langsung disergap. Namun, pelaku berupaya kabur dan terjadilah kejar mengejar dijalan raya. Akhirnya, pelaku dapat diringkus polisi yang mengejar. Saat ini, pelaku diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kaur, AKBP Puji Prayitno, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim Polres Kaur, Iptu Pedi Setiawan, SH membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku penganiayaan seorang gadis yang tak lain adalah pacar pelaku.

Motif penganiayaan sementara, pelaku sakit hati karena merasa diduakan cintanya oleh korban. Hal ini membuat pelaku naik pitam dan menghajar korban hingga babak belur. Proses hukum masih berjalan, pelaku sudah diamankan di Mapolres Kaur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku penganiayaan sudah diamankan, korban menjalani pemeriksaan awal guna melengkapi berkasnya. Kemudian, pelaku akan diperiksa intensif oleh penyidik unit Pidum,” terang Kasat Reskrim.

Pelaku penganiayaan ini bisa dikenakan pasal 351 Jo pasal 352 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman penjara diatas empat tahun. Keluarga korban tidak terima atas penganiayaan yang dilakukan pelaku. Keluarga minta polisi menjerat pelaku dengan hukuman maksimal karena perbuatannya yang menimbulkan dampak psikologis terhadap korban.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *