Awas!Predator Anak Bergentayangan. Bocah SD Nyaris Jadi Korban Penculikan

oleh -6.651 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Polsek Kaur Selatan (KS) bergerak cepat respon beredarnya informasi upaya penculikan anak dibawah umur. Anggota Yanmas Polsek KS mengklarifikasi secara langsung kedua orang tua korban yang masih duduk dikelas III SDN disalah satu sekolah Kecamatan KS.

Sabtu, (11/1/2020) pukul 11.00 WIB, anggota Yanmas Polsek KS berhasil mendapat keterangan dari ayah korban, Thomas Alfa Edison (35) serta ibu korban Dwi Kurniasari (30) warga Desa Gedung Sako II. Kepada anggota polisi, kedua orang tua korban menceritakan bagaimana kronologis kejadian upaya penculikan anak tersebut.

Pada hari Rabu (8/1/2020), anaknya pulang sekolah sekira pukul 11.45 WIB menggunakan sepeda ontel. Baru keluar dari gerban sekolah, ada satu unit mobil warna hitam yang parkir dan berisi beberapa orang. Salah satu diantaranya menegur korban. Pelaku menggunakan logat bahasa Kaur. Pelaku mengajak korban untuk pulang sama-sama naik mobil. Pelaku juga menawarkan uang jajan kepada calon korbannya.

Pada saat itu, korban tidak mau ikut. Bahkan, korban merasa takut karena tidak mengenal dengan pelaku. Pelaku tetap membujuk korban, namun korban langsung tancap gas lari menuju rumahnya dengan mengayuh sepedanya sekuat tenaga. Sesampainya dirumah, korban langsung mencari kedua orang tuanya dan menceritakan apa yang dialaminya.

Mendengar cerita buah hatinya, ayah korban yang berprofesi sebagai security Bank BRI ini langsung beranjak dan mengejar pelaku di depan sekolah anaknya. Namun, mobil pelaku sudah tidak ada lagi dilokasi. Pelaku diduga kuat melarikan diri dan berpindah ke lokasi lain.

Dari keterangan kedua orancmg tua korban, upaya penculikan anak ini akan terus diselidiki. Tidak menutup kemungkinan pelaku masih berkeliaran di wilayah Kabupaten Kaur. Anggota polisi memberi arahan agar masyarakat lebih hati-hati. Khususnyaz menjaga keamanan anak-anak yang belum mengerti.

“Awasi anak dari segala bentuk tindak kejahatan. Ajarkan anak, agar tidak pernah mau diajak oleh orang yang tidak dikenal meskipun diberi iming-iming uanv jajan dan jalan-jalan,” ujar Kapolsek KS Iptu Surya R Purnama, SH MH melalui anggota piket, Bripka Mulyadi.

Hingga saat ini, belum diperoleh kejelasan terkait percobaan penculikan anak tersebut. Ada baiknya jika masyarakat melapor ke polisi jika ditemukan adanya kecurigaan terhadap pelaku penculikan anak. Dengan demikian, akan mencegah dan mengatasi tindak pidana penculikan. Masyarakat diingatkan agar tetap tenang menyikapi informasi yang berkembang.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *