ASN BPBD Provinsi Bengkulu Ikuti Vaksin Massal

oleh -0 views

E-BENGKULU.COM, BENGKULU – Sebanyak 82 PNS Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mengikuti Vaksin Covid-19, Kamis (11/3) di Poltekkes Kemenkes Padang Harapan, Kota Bengkulu.

Vaksinasi ini diikuti oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi, Sekretaris BPBD Provinsi, pejabat Esselon III, Esselon IV serta staf ASN di lingkungan BPBD Provinsi Bengkulu dengan total 82 orang.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu, Drs. Rusdi Bakar, M.Pd mengatakan, pemberian Vaksin ini merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Provinsi Bengkulu yang sudah mencapai 3.757 kasus.

“Untuk itu pemberian Vaksin merupakan cara untuk menghentikan bertambahnya kasus Covid -19, tentu ini harus didukung semua pihak termasuk ASN BPBD yang kegiatan sehari harinya melakukan pelayanan publik,” ungkap Rusdi.

Rusdi mengimbau agar masyarakat mendukung pemberian Vaksin Covid-19 yang merupakan instrumen terakhir guna menghentikan penyebaran Virus Covid-19. Pemberian vaksin akan efektif membentuk antibodi di dalam tubuh penerimanya sehingga mampu membunuh atau menetralkan Virus Corona atau Covid-19.

“Setelah upaya 3 M (Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak) dan 5 M kita lakukan, sekarang sudah ada vaksinnya ini upaya terakhir kita agar Covid-19 segera berakhir sehingga kehidupan dapat berjalan lancar lagi seperti = sedia kala terutama di sektor perekonomian,” jelas Rusdi.

Pemberian Vaksin Covid-19 Tahap 2 dosis pertama ini diikuti petugas publik terdiri dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala instansi vertikal, legislatif dan tokoh agama serta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan wartawan. Untuk selanjutnya peserta Vaksinasi tahap 2 kembali di Vaksin untuk dosis ke 2 pada 25 Maret 2021 atau 14 hari lagi.

Sebelum mendapatkan Vaksin Covid-19 ini peserta Vaksin dilakukan pengecekkan kesehatan oleh tenaga medis, mulai tekanan darah, suhu tubuh dan wawancara riwayat kesehatan peserta. Bagi peserta Vaksin yang tidak memenuhi standart kesehatan tidak dapat diberikan Suntik Vaksin hingga kondisinya pulih atau memenuhi syarat sehat.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *