Angkut 7 Kubik Kayu Tanpa Dokumen Sopir dan Kernet Truk Diamankan Polisi

oleh -37 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Jumat (21/2/2020) pukul 15.30 WIB, Satreskrim Polres Kaur amankan satu unit mobil truk jenis Dutro Hino warna hijau Nomor Polisi (Nopol) BD 8074 W. Polisi menghentikan laju truk di kawasan SMAN 2 Kaur Desa Tanjung Kemuning III karena angkut 7 kubik kayu Semurau yang masuk dalam kelompok kayu Meranti.

Saat dihentikan tim operasi Wanalaga Nala 2020, sopir dan kernet tidak dapat menunjukkan dokumen kelengkapan kayu. Sopir dan kernet bersama Barang Bukti (BB) ke Mapolres Kaur guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sopir berinisial Ha (45) warga Desa Perugaian Kecamatan Kaur Utara dan kernet truk berinisial AK (27) warga Desa Guru Agung Kecamatan Kaur Utara saat ini diperiksa penyidik Satreskrim Polres Kaur.

Selain mengamankan truk bermuatan kayu dan pengemudinya, polisi juga mengamankan satu lembar STNK mobil, satu lembar nota angkut, satu lembar SKT dan satu lembar surat pernyataan.

Penyidik Reskrim Polres Kaur menerapkan pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 88 ayat (1) huruf a Jo Pasal 16 UU RI nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1.

Jika nanti hasil penyidikan mendapatkan bukti bahwa kayu tersebut milik sopir maka terancam penjara 7 tahun dan denda Rp 500 juta. Penyidik masih melakukan pengembangan terhadap penangkapan kayu ilegal ini. Polisi mengejar pemilik ataupun cukong yang membiayai operasional pembalakkan liar.

Penangkapan ini tidak lepas dari informasi masyarakat yang memberi kabar bahwa ada truk yang mengangkut kayu ilegal dari Padang Guci. Rencananya, kayu ini akan dibawa ke Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan (BS).

Kapolres Kaur, AKBP Puji Prayitno, S. IK, MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Ahmad Khairuman, SE, M.Si membenarkan telah mengamankan truk bermuatan kayu jenis meranti sebanyak 7 kubik. Truk dan sopir serta kernet saat ini diamankan di Mapolres guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Sopir tidak dapat menunjukkan dokumen keabsahan asal kayu. Oleh karenanya, langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan,” ujar Kasat.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *