Amankan Pasangan Mesum, Polres Tetapkan Tsk Pemilik Penginapan

oleh -334 views

KAUR, E-BENGKULU.COM – Satreskrim Polres Kaur, Selasa (25/2/2020) pukul 01.00 WIB dini hari amankan pasangan mesum di penginapan Gonal Gidok Desa Sulauwangi Kecamatan Tanjung Kemuning. Pasangan mesum ini diamankan saat berada didalam salah satu kamar penginapan. Kedua umat manusia berlainan jenis ini yakni, IT (22) warga Desa Sulauwangi dan pasangannya AT (34) warga Kecamatan Kaur Selatan. Keduanya diamankan tim Reskrim Polres karena diduga kuat melalukan tindak pidana pelacuran.

Selain kedua pasangan mesum ini, polisi mengamankan pemilik penginapan Gonal Gidok berinisial Aw (49) warga Desa Sulauwangi. Polisi juga mengamankan Barang Bukti (BB) satu lembar seprai tempat tidur dan uang kertas pecahan Rp 100.000 sebanyak enam lembar.

Penyidik Reskrim menetapkan tersangka pemilik penginapan Aw. Tsk ini dikenakan pasal 296 KUHP jo pasal 506 KUHP tentang tindak pidana pelacuran. Berkas perkara nomor LP/ A- 140 / II / 2020 / ,tgl 25 Februari 2020.

Kronologis penangkapan pasangan mesum ini berawal tim tindak Satreskrim Polres Kaur melakukan patroli rutin guna memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat). Tim melakukan pemeriksaan terhadap penginapan Gonal Gidok di Desa Sulauwangi. Dari keterangan pemilik penginapan, ada salah satu kamar yang disewa pasangan bukan muhrim. Saat dilakukan pemeriksaan tim, kedua pasangan ini dalam keadaan bugil tanpa busana.

Wanita muda ini merupakan pekerja penginapan yang siap melayani pria hdiung belang. Aw ditetapkan tsk dan merupakan salah satu mucikari wanita malam. Karena itu, penyidik langsung mengamankannya.

Patroli dipimpin langsung Kasat Reskrim, Iptu Ahmad Khairuman, SE, M.Si didampingi Kanit Pidum, Ipda Rizqi Dwi Cahya, S. StrK. Penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap tsk, penyidik melengkapi berita acara pemeriksaan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Selama Saya di Kaur, tidak akan Saya beri ruang sedikitpun untuk mengotori wilayah Kaur dengan hal hal yang menjurus ke hal maksiat. Demi terciptanya masyarakat yang kondusif. Dengan di ungkap kasus prostitusi maksiat, semoga Kabupaten Kaur jauh dari segala bencana dan masyarakat semakin sejahtera,” ungkap Kapolres Kaur, AKBP Puji Prayitno, S. IK, MH.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *