Abrasi, Jalan Desa Ulak Agung Ditutup

oleh -3 views

E-BENGKULU.COM, PADANG GUCI HILIR – Abrasi Sungai Padang Guci yang terjadi di Desa Ulak Agung Kecamatan Padang Guci Hilir Kabupaten Kaur kian parah. Badan jalan milik provinsi ini nyaris putus akibat digerus air sungai. Padahal, jalan ini baru dibangun tahun 2018 lalu dengan menghabiskan anggaran mencapai Rp 1,5 miliar. Bencana alam ini membuat warga sekitar merasa cemas. Bukan hanya jalan yang terancam putus. Namun, pemukiman warga juga ikut terancam amblas terseret arus sungai. Lahan pertanian milik warga sudah cukup banyak yang tenggelam menjadi aliran sungai.

“Pembangunan talut penahan air sudah sangat mendesak. Oleh sebab itu, tahun ini dapat dikerjakan guna menyelamatkan desa dari kepunahan. Setiap hujan mengguyur, abrasi terus merongrong jalan dan pemukiman,” ujar Pjs Kades Ulak Agung, Hengki Tomi, SE, Senin (14/1).

Sementara itu, Camat padang Guci Hilir, Ali Suanadi, S.Pd mengungkapkan, abrasi yang terjadi sudah sangat meresahkan warga. Abrasi ini merupakan yang terparah disepanjang tahun 2018 lalu. Oleh karenanya, kecamatan terus berupaya menyampaikan kepada pemerintah untuk menganggarkan agar pembangunan talut segera dilaksanakan. Agar tidak menghantui warga lagi.

“Setiap hari warga Desa Ulak Agung merasa cemas dengan kondisi abrasi ini. Gerusan air sungai semakin mendekati pemukiman warfa,” pungkasnya.(amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *