80 Tahun berdiri, Masjid Al-Falah Cikal Bakal Desa Air Palawan

oleh -0 views

E-BENGKULU.COM, KAUR – Minggu, 02/5/2021, Keberadaan Masjid Al-Falah di Desa Air Pahlawan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, Menjadi saksi sejarah perjalanan Berdiri nya Desa Air Pahlawan.

Masjid yang terletak di Desa Air Pahlawan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur itu telah berusia lebih dari 80 tahun.

Selama 80 Tahun, Masjid Al-Falah tetap berdiri kokoh dengan bentuk bangunan yang sama, meski ada beberapa bagian di dalam masjid yang telah direnovasi untuk kepentingan jemaah beribadah.

Khotip Masjid Al-Falah M.Akip yang sempat kami wawancarai mengatakan, masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah warga setempat itu didirikan pada tahun 1940, Ketika itu Dusun air pahlawan di beri kekuasaan pemerintahan sehingga di angkat lah seorang Depati, yang saat itu di Jabat oleh Dullah, Sehingga di bangun lah Masjid pertama di Dusun air pahlawan.

Kemudian Kepala Desa Air Pahlawan yang baru kembali Menjabat pada periode ini Sukma menerangkan, ‘Masjid itu sudah mengalami tiga kali perbaikan atau renovasi sejak berdiri.
Perbaikan, kata Sukma hanya meliputi cat masjid, kemudian perbaikan Plafon yang sudah keropos, ruang mimbar, dan tempat shalat imam, serta  kusen yang sudah keropos dan dinding yang tadi nya Papan/kayu, sekarang Tembok bata.
Kepala Desa Air Pahlawan Sukma menambahkan, Saya dan Pemdes, dan unsur terkait bersama-sama warga Desa, akan selalu Berusaha mengumpulkan Dana untuk Pembangunan Masjid Al-Falah.
“Ini bangunan aslinya sampai saat ini masih sangat kecil Sedangkan Warga Desa Air Pahlawan sudah sangat padat Sehingga ketika sholat berjamaah banyak sekali jamaah yg harus sholat di luar, karna tidak tertampung masjid yang sangat Kecil.
Masjid Al-Falah hanya memiliki satu ruangan utama untuk shalat berjemaah.
Kami sangat Berharap ada Donatur dari pihak Pemerintah terkait atau Donatur Swasta yang mau Membantu untuk membangun masjid Al-Falah ini Agar lebih besar dan kokoh, Sehingga warga tidak perlu sholat di luar masjid lagi ketika sholat berjamaah, “Tutup nya”(mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *