4 Hari Jelang Habis Jabatan, Kades Tj Kemuning II Ditahan Jaksa

oleh -122 views

KAURE-BENGKULU.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaur, Senin (9/12/2019) tetapkan Kepala Desa (Kades) Tanjung Kemuning II, berinisial HS sebagai tersangka (tsk) tindak pidana korupsi Dana Desa (DD). Usai ditetapkan tsk, oknum Kades ini langsung dilakukan penahanan oleh Kejari Kaur guna proses penyidikan dan melengkapi berkas perkaranya.

Jalan
JALAN: Kades Tanjung Kemuning II, HS digiring berjalan kaki menuju mobil tahanan yang mengantarnya ke Lapas Malabro Bengkulu.

 

HS dijerat pasal 2 dan 6 Undang-Undang (UU) pemberantasan korupsi. Penyidik mendapati kerugian negara mencapai Rp 162 juta lebih atas pekerjaan yang dibiayai oleh DD tahun 2016 lalu. Pekerjaan dengan anggaran Rp 560 juta ini tidak sesuai dengqn ketentuan yang berlaku. Audit yang dilakukan oleh BPKP menemukan kejanggalan biaya sebesar Rp 162 juta lebih yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kajari Kaur, Tati Vian Sitanggang SH, MH melalui Kasi Pidsus Alman Novedi, SH, MH membenarkan telah menetapkan tsk terhadap Kades Tanjung Kemuning II berinisial HS. Bahkan, HS langsung ditahan oleh penyidik untuk mempersiapkan berkas perkaranya. HS langsung dikirim ke Lapas Malabro Bengkulu untuk menjalani persiapan sidang di Pengadilan Tipikor Bengkulu.

“Satu lagi, Kades ditahan penydik Kejari atas tindak pidana DD. HS merugikan negara sebesar Rp 162 juta lebih dari anggaran tahun 2016 lalu,” ujar Kasi Pidsus Kejari Kaur kepada awak media.

Sementara itu, HS saat menunu mobil yang membawanya ke Lapas Malabro Bengkulu menggunakan rompi orange tahanan kejaksaan. HS terlihat tersenyum kepada awak media dan keluarganya yang mengiringinya hingga ke mobil. HS mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dengan senjata lengkap.

Miris, HS ditahan Kejari Kaur atas tindakannya merugikan negara atas penyalahgunaan anggaran DD. Lebih mengejutkan lagi, penahanan ini seakan menjadi kado atau kenangan terindah diakhir masa jabatannya. Padahal, masa jabatan HS akan berakhir tanggal 14 Desember 2019.

Empat hari menjelang habis jabatan sebagai Kades, HS harus masuk bui mempertanggungjawabkan kesalahannya. Ini menjadi kado terindah dalam sejarah hidupnya.(kif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *